PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN ARSITEKTUR BALI PADA BANGUNAN PERUMAHAN (STUDI KASUS : PERUMAHAN BERKONSEP VILLA BALI NOOR RESIDENCE DAU, MALANG)
Abstract
Semakin bertambahnya jumlah penduduk di perkotaan, maka kebutuhan akan tempat tinggal juga
semakin meningkat. Semakin banyak pembangunan perumahan yang dilakukan oleh pemerintah
dan pengembang, maka semakin besar preferensi masyarakat terhadap jenis atau gaya desain
perumahan yang mereka pilih untuk ditempati. Fenomena penggunaan desain arsitektur Bali di
luar Bali telah dijadikan magnet bagi penjualan rumah komersial. Perlunya kajian bagaimana
preferensi masyarakat terhadap penggunaan arsitektur Bali di luar Bali, maka perlu dikaji
preferensi masyarakat terhadap penggunaan arsitektur di dalam bangunan, ditinjau dari teori
arsitektur secara umum dan disinergikan dengan konsep arsitektur Bali. Objek yang akan diteliti
secara spesifik adalah Perumahan Berkonsep Villa Bali Noor Residence Dau, Malang.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian bertujuan untuk melakukan identifikasi
preferensi masyarakat terhadap penggunaan Arsitektur Bali pada perumahan dan penerapan apa
saja yang digunakan pada objek penelitian. Objek yang digunakan adalah perumahan komersil
masyarakat yang akan dianalisis terhadap desain bangunan, fasad, karakteristik bangunan dan
kondisi lingkungan. Pendekatan Analytic Hierarchy Process (AHP) digunakan dalam penelitian ini.
Hasil uji validitas ahli kuesioner mendapatkan nilai signifikan sebesar 76% dan dapat dikatakan
valid/layak dan dapat digunakan sebagai alat uji penelitian. Penerapan arsitektur Bali pada
bangunan perumahan antara lain : Ukiran batu paras, batu alam palimanan dan hiasan ornamen
pepalihan. Model atap limasan, struktur badan bangunan terdiri dari pintu dan jendela. Kaki terdiri
dari pondasi pada setiap rumah dan penggunaan trap pada setiap rumah. Tema perumahan yang
digunakan merupakan tema arsitektur Bali. Preferensi masyarakat terhadap penggunaan arsitektur
Bali pada perumahan urutan berdasarkan kriteria adalah sebagai berikut : a. Tri Hita Karana; b. Tri
Angga; c. Desain; d. Atribut Fisik. Preferensi masyarakat terhadap penggunaan arsitektur Bali pada
perumahan urutan berdasarkan sub-kriteria Tri Hita Karana adalah sebagai berikut : a. Ukiran
Bunga-Bungaan (Pepatraan); b. Dinding Batu Alam; c. Ornamen (Pepalihan). Preferensi masyarakat
terhadap penggunaan arsitektur Bali pada perumahan urutan berdasarkan sub-kriteria Tri Angga
adalah sebagai berikut : a. Badan Bangunan; b.Pondasi/Trap; c. Atap. Preferensi masyarakat
terhadap penggunaan arsitektur Bali pada perumahan urutan berdasarkan sub-kriteria Desain
adalah sebagai berikut : a. Penataan Lingkungan; b. Fasilitas Ruangan; c. Perumahan Tidak Padat; d.
Tema Perumahan. Preferensi masyarakat terhadap penggunaan arsitektur Bali pada perumahan
urutan berdasarkan sub-kriteria Atribut Fisik adalah sebagai berikut : a. Pemilihan Luas Bangunan;
b. Pemilihan Tampak Depan rumah; c. Taman/Ruang Hijau; d. Denah Fungsional dan Efektif.
Full Text:
PDFReferences
Afifah, M. D. (2019). Hubungan Antara Perhatian Orang Tua dalam Kegiatan
Belajar dengan Prestasi Belajar pada Siswa Kelas V Sekolah. Universitas Pendidikan Indonesia, 1–16.
Anindyajati, D. J., Soemarno, I., & Soemardiono, B. (2014). Preferensi Keluarga Muda Dalam Memilih Rumah
Tinggal di Surabaya Berdasarkan Atribut Fisik Dan Infrastruktur Perumahan. Prosiding Seminar
Nasional Manajemen Teknologi XX, 2010, B-18 s.d B-19.
Antony, B. (2017). Preferensi konsumen terhadap faktor-faktor penentu kepuasan konsumen dalam
pengambilan keputusan pembelian perumahan bersubsidi di Karawang, Studi kasus: Perum Bhumi
Baru Indah Persada, Perum Taman Palumbon Asri, Perum Griya Indah Cikampek (Doctoral
dissertation, Universitas Tarumanagara).
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Rineka Cipta, 16(2), 412.
Asteriani, F. (2011). Preferensi penghuni perumahan di kota Pekanbaru dalam menentukan lokasi perumahan.
Azhar., Zulfi, & Handayani, M. (2018). Analisis Pemilihan Perumahan Kpr Menggunakan Metode Ahp. Seminar
Nasional Royal (SENAR), 1(1), 51–54.
Budhiari, N. M. D. S., & Kasuma, I. P. A. W. Preferensi Masyarakat Sarbagita dalam Membangun Rumah. Jurnal
Lingkungan Binaan Indonesia, 8(1), 36-41.
Devi Arini, I. A., & Paramita, I. B. G. (2021). Seni Arsitektur Bali dalam bangunan Bangunan Bali (Kajian
Filosofis). Maha Widya Duta, 5(1), 76–87.
Fadillah, A. (2018). Pengembangan Media Belajar Komik Terhadap Motivasi Belajar Siswa. JTAM | Jurnal Teori
Dan Aplikasi Matematika, 2(1), 36. https://doi.org/10.31764/jtam.v2i1.259
Hariyanto, A. D. (2017). Preferensi Bermukim Masyarakat Permukiman Kampung Kota di Kota Malang.
http://repository.ub.ac.id/id/eprint/3283
Hidayati, M. K. (2014). Faktor Yang Mempengaruhi Preferensi Bermukim Masyarakat Di Perumahan Di
Kawasan Industri Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar.
https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/36375/Faktor-Yang-Mempengaruhi-Preferensi-Bermukim-
Masyarakat-Di-Perumahan-Di-Kawasan-Industri-Kecamatan-Jaten-Kabupaten-Karanganyar
Indriani, M. N. (2018). Eksistensi Kearifan Lokal Hindu Bali Di Era Globalisasi (Arsitektur Bali Dan Subak Kota
Denpasar). Gadjah Mada University Press.
Istianah, A. (2012). Pelaksanaan Upacara Adat 1 Sura Di Desa Traji Kecamatan Parakan Kabupaten
Temanggung Jawa Tengah (Bab Ii). Jurnal Ilmiah, 1–30.
KBBI. (2022a). Kamus. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/masyarakat
KBBI. (2022b). KAMUS. https://kbbi.web.id/preferensi
Kwanda, T., Rahardjo, J., & Wardani, M. K. (2004). Analisis Kepuasan Penghuni Perumahan
Sederhana Di Denpasar Berdasarkan Faktor Lokasi Prasarana Sarana Kualitas Bangunan Desain
Dan Harga. Dimensi (Journal of Architecture and Built Environment), 29(2).
Peraturan Pemerintah RI No 20. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021
Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan
Perumahan Dan Kawasan Permukiman. 086436, 1–15.
Podunga, G. C. D., & Dwight M. Rondonuwub & Veronica A. Kumururc. (2022). Persepsi dan Preferensi
Masyarakat dalam Kegiatan Pertanian Perkotaan (Urban Farming) Di Kota Manado. 11(1).
http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/SABUA
Praganingrum, T. I., & Suryatmaja, I. B. (2017). Eksistensi Arsitektur Bali Dalam Arsitektur Kekinian Studi
Kasus : Kuta Central Park. Jurnal Bakti Saraswati, Vol.06 No.
PUPR, K. (2013). Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 07 Tahun 2013 Tentang
Perubahan Atas Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Nomor 10 Tahun 2012 Tentang
Penyelenggaraan Perumahan Dan Kawasan Permukiman Dengan Hunian Berimbang. 1389, 1–4.
http://www.depkes.go.id/resources/download/laporan/kinerja/kinerja-kemenkes-2009-2011.pdf
Putra, C. (2020). Tri Hita Karana Dan Prinsip Harmoni Dalam Bangunan Tradisional Bali. 4, 33–46.
Putri Kharisma, E. C., & Galing Yudana, A. W. (2017). Pengaruh Faktor Preferensi Bermukim Masyarakat
Dalam.
Rangkuti, A. N. (2019). Menentukan Jumlah Sampel Dalam Penelitian. https://www.iain-
padangsidimpuan.ac.id/bagaimana-menentukan-jumlah-sampel-dalam-penelitian/
Ramadhani, V. M. (2018). Preferensi Berdasarkan Gaya Hidup Generasi Z sebagai Future Market Properti
Hunian (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Sepuluh Nopember).
Rosilawati, H. (2019). Penerapan Gaya Arsitektur Rumah Tradisional Bali Dalam Rancangan Rumah Etnis
Jawa-Manado Di Surabaya. Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, 6(1), 42.
https://doi.org/10.26418/lantang.v6i1.33138
Saebani, B. A. (2012). Pengantar Antropologi (p. 137). CV. Pustaka Setia, Bandung.
Setiyorini, E. (2014). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi
Pokok Bangun Ruang Sisi Datar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Boyolangu Tulungagung Tahun
Pelajaran 2013-3014. 1, 53–72. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/345
Soenarto, A. U., Suprapti, A., & Murtini, T. W. (2017). Preferensi Masyarakat Dalam Memilih Perumahan
Berdasarkan Fasade Studi Kasus : Perumahan di Kecamatan Baki, Sukoharjo. Jurnal Arsitektur ARCADE,
(2), 77. https://doi.org/10.31848/arcade.v1i2.16
Sugiyono, D. (2013a). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono, D. (2013b). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan.
Sunarti. (2019). Buku Ajar Perumahan Dan Permukiman Undip Press Semarang.
Supriadi, A., Rustandi, A., Komarlina, D. H. L., & Ardiani, G. T. (2018). Analytical Hierarchy Process (AHP)
Teknik Penentuan Strategi Daya Saing Kerajinan Bordir. In Advanced Decision Making for HVAC
Engineers.
Syafrina, A., Tampubolon, A. C., & Hasriyanti, N. (n.d.). Preferensi Masyarakat tentang Lingkungan Perumahan
yang Ingin Ditinggali. 16(1).
Wahana, N. P. P., Sari, S. M., & Rakhmawati, A. (2015). Wujud Ajaran Tri Hita Karana pada Interior Pura Agung
Jagad Karana Surabaya. Jurnal Intra, 3(2), 520–530.
Wiryawan, I. W., & Susanta, I. N. (2016). Konsep Dan Makna Arsitektur Tradisional Bali Dan Aplikasinya Dalam
Arsitektur Bali. Workshop ‘Arsitektur Etnik Dan Aplikasinya Dalam Arsitektur Kekinian, April, 1–13.
Zinas, B. Z. and M. B. M. J. (2012). Pilihan dan Preferensi Perumahan : Teori dan Pengukuran. 49(1996), 282–
https://doi.org/10.1016/j.sbspro
Refbacks
- There are currently no refbacks.