PENAMBAHAN VARIASI JARAK BAJA TIPE HOLLOW LINGKARAN SEBAGAI PERKUATAN TERHADAP KAPASITAS LENTUR PADA BALOK HOLLOW BETON BERTULANG

Dzaki Reza Faturrochman, Prijono Bagus Susanto, Mohammad Sulton

Abstract


Penambahan baja hollow lingkaran dengan variasi jarak pada balok beton bertulang mampu
meningkatkan capaian beban dan kekakuan serta dapat menurunkan defleksi. Keuntungan lainnya
berupa pengurangan berat dari elemen struktur sehingga dapat mengurangi penggunaan material
pencampuran beton. Baja hollow diletakkan di daerah tarik dengan harapan dapat meningkatkan
daktilitas yang dihasilkan dibandingkan dengan balok beton konvensional. Sehingga mampu
diaplikasikan di lapangan dengan baik dan memperhatikan faktor keamanan pada elemen struktur
bangunan.
Penelitian ini bertujuan: (1) Menganalisis hubungan beban-defleksi yang diperoleh dari uji lentur
pada balok hollow lingkaran beton bertulang dengan variasi jarak baja hollow yang dibandingkan
dengan balok beton konvensional.; (2) Menganalisis nilai daktilitas balok baja hollow lingkaran dan
balok beton konvensional.; (3) Menganalisis wujud pola retak yang terbentuk dari hasil pengujian
lentur pada setiap benda uji balok hollow beton bertulang dengan variasi jarak baja hollow yang
dibandingkan dengan balok beton konvensional. Perancangan spesimen terdiri dari balok
konvensional, balok baja hollow variasi 1 dan balok baja hollow variasi 2 yang masing-masing
berjumlah 2 (dua) buah dengan menggunakan mutu beton 25 Mpa. Pengujian dilakukan ketika
spesimen balok berumur 28 hari.
Hasil penelitian balok baja hollow diamati dan dikomparasikan terhadap balok
konvensional menunjukkan: (1)Nilai beban pada saat retak pertama, tulangan leleh hingga beban
mencapai puncak pada balok memiliki tren yang fluktuatif, hanya pada BHL-1 dan BHL-2 yang pada
saat retak pertama dan tulangan leleh memiliki tren yang seragam. Persentase kenaikan beban
puncak terbesar pada BHL-1 terhadap BS dengan kenaikan 49,80% dan selisih beban 19,92 kN.
Sedangkan persentase tinjauan defleksi BHL-1 terhadap BS mengalami penurunan sebesar 41,80%
dengan selisih defleksi 23,12 mm; (2) Nilai daktilitas pada balok BS dan balok hollow lingkaran
(BHL) berkisar antara 1,5 sampai 5,0, sehingga dapat dikatakan memiliki elemen struktur dengan
karakteristik daktail parsial dan layak untuk desain pada daerah yang terjadi rawan gempa.; (3)
Pola retak yang terjadi pada balok BS mengalami gagal lentur, BHL-1 dan BHL-2 mengalami gagal
lentur-geser.


Kata kunci: Balok Beton Bertulang, Balok Baja Hollow, Beban Maksmium, Defleksi, Daktilitas, Pola
Retak.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR RUJUKAN

A. J. Alshimmeri, & H. N. Al-Maliki. (2014). Structural Behavior of Reinforced Concrete Hollow Beams under

Partial Uniformly Distributed Load. Journal of Engineering, 20(7), 130–145.

Al-Maliki, H. N. G., Al-Balhawi, A., Alshimmeri, A. J. H., & Zhang, B. (2021). Structural efficiency of hollow

reinforced concrete beams subjected to partial uniformly distributed loading. Buildings, 11(9), 1–16.

https://doi.org/10.3390/buildings11090391

Andrean, S., Sumajouw, M. D. J., & Windah, R. S. (2015). Pengujian Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Dengan

Variasi Ratio Tulangan Tarik. Jurnal Sipil Statik Maret, 3(3), 175–182.

Ardebili, M. A. H., & Mirzabozorg, H. (2010). Numerical simulation of reservoir fluctuation effects on the

nonlinear dynamic response of concrete arch dams. WIT Transactions on Engineering Sciences,

(August 2010), 427–438. https://doi.org/10.2495/AFM100371

Arun, M. (2015). Behavior and strength of reinforced concrete hollow beams.

Aulia, T. B., Afifuddin, M., & Zaki, M. (2018). Studi Kapasitas Lentur Balok Beton Bertulang Mutu Tinggi

Menggunakan Fly Ash Geopolimer dan Abu Cangkang Sawit sebagai Substitusi Semen. Prosiding

Konferensi Nasional Teknik Sipil, September, 18–19.

BAB, I. (n.d.). beton (Tri Mulyono, 2004). Perkembangan produksi beton mengalami banyak modifikasi untuk

mengupayakan suatu beton yang kuat namun tetap berharga murah. Banyak penelitian terus dilakukan

untuk mengupayakan beton yang kuat dengan harga murah.

Badan Standardisasi Nasional. (2011). SNI 1974-2011 Cara Uji Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Silinder.

Badan Standardisasi Nasional Indonesia, 20.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung dan Penjelasan

(SNI 2847:2019). Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung, 8, 695.

Badan Standardisasi Nasional. (2020). Sni 1729:2020. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk

Struktur Bangunan Gedung Dan Non Gedung, 8, 9–16.

Balaji, G., & Vetturayasudharsanan, R. (2020). Experimental investigation on flexural behaviour of RC hollow

beams. Materials Today: Proceedings, 21(xxxx), 351–356. https://doi.org/10.1016/j.matpr.2019.05.461

Booth, E. (2014). Reinforced concrete design. Earthquake Design Practice for Buildings, 163–225.

https://doi.org/10.1680/edpb.57944.163

Choo, T. J. M. B. S. (2006). ReinfoRced concRete design to euRocodes Concrete Design.

Indriani, M., & Sugianto, A. (2016). Lentur. 17(2), 219–234.

Ling, J. H., Chan, L. L., Leong, W. K., & Sia, H. T. (2020). The Development of Finite Element Model to Investigate

the Structural Performance of Reinforced Concrete Hollow Beams. Journal of the Civil Engineering

Forum, 6(1), 171. https://doi.org/10.22146/jcef.53301

Manikandan, S., Dharmar, S., & Robertravi, S. (2015). Experimental Study on Flexural Behaviour of Reinforced

Concrete Hollow Core Sandwich Beams. International Journal of Advance Research In Science And

Engineering, 4(1), 937–946.

McCormack, J. (2001). Desain Beton Bertulang Edisi Kelima Jilid 1. Erlangga.

Metode, M., Tujuan, T., Ruang, R. L., & Yang, P. (1991). Metode pengujian kuat tarik baja beton. 1–9.

Mointi, R. (2014). Radial - Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Sekolah Tinggi Teknik (STITEK) Bina

Taruna Gorontalo Volume 2 No. 2 Kajian Eksperimental Mekanisme Retak Pada Balok Beton Bertulang.

(2), 104–115.

Murugesan, A., & Narayanan, A. (2017). Influence of a Longitudinal Circular Hole on Flexural Strength of

Reinforced Concrete Beams. Practice Periodical on Structural Design and Construction, 22(2),

https://doi.org/10.1061/(asce)sc.1943-5576.0000307

Murugesan, A., & Narayanan, A. (2018). Deflection of Reinforced Concrete Beams with Longitudinal Circular

Hole. Practice Periodical on Structural Design and Construction, 23(1), 04017034.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.