ANALISIS ORIENTASI FASAD BANGUNANUNTUK OPTIMALISASI KINERJA OTTV GEDUNG KULIAH BERSAMA UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Abstract
Prediksi penggunaan sistem pendingin pada gedung-gedung di negara berkembang akan
meningkat sepuluh kali lipat hingga tahun 2060. Dari keseluruhan penggunaan energi pada gedung,
50-70% digunakan oleh sistem pendingin. Beban eksternal yang mempengaruhi sistem pendingin
adalah transfer panas melalui selubung bangunan. Universitas Negeri Malang (UM) sebagai salah
satu kampus ramah lingkungan, merencanakan infrastruktur berkelanjutan dengan efisiensi energi.
Upaya efisiensi energi dapat diwujudkan dengan meminimalkan transfer panas pada selubung
bangunan (OTTV). Pada kondisi eksisting nilai OTTV GKB A19 dan A20 tidak memenuhi standar
SNI 6389-2020. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai optimum OTTV dengan
dilakukannya variasi orientasi fasad bangunan pada delapan arah mata angin.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, metode simulasi komputasi dengan analisis data
statistik deskriptif. Objek penelitian yang digunakan adalah dua gedung baru yang identik yaitu
GKB A19 dan GKB A20. Pengumpulan data dilakukan secara langsung terhadap pihak PIU-IsDB UM.
Data dianalisis menggunakan bantuan worksheet Ms. Excel dengan teknik analisis deskriptif. Hasil
analisis data pada penelitian ini memberikan hasil peningkatan 11% OTTV eksisting GKB A19 dan
22% OTTV eksisting GKB A20 terhadap orientasi barat. Terjadi penurunan 22% OTTV eksisting
GKB A19 dan 15% OTTV eksisting GKB A20 terhadap arah selatan. Kecenderungan peningkatan
nilai OTTV terjadi ketika fasad muka bangunan diorientasikan mendekati arat timur dan barat.
Sedangkan kecenderungan penurunan nilai OTTV terjadi ketika fasad muka bangunan
diorientasikan mendekati arah utara, dan nilai OTTV akan semakin optimum jika diorientasikan
mendekati arah selatan.
Rekomendasi arah orientasi terbaik untuk GKB A10 dan A20 secara berurutan adalah arah selatan,
tenggara, barat daya, utara, timur laut, barat laut, timur dan barat. Dengan komponen kombinasi SC
efektif peralatan peneduh luar dan nilai SF terbaik dalam upaya pencapaian efisiensi energi melalui
selubung bangunan adalah pada variasi orientasi selatan GKB A20.
Kata Kunci: Orientasi, Peralatan Peneduh Luar, OTTV, Selubung Bangunan
Full Text:
PDFReferences
BSN. (2020). Konservasi energi selubung bangunan pada bangunan gedung.
Budhyowati, N. M. Y., & Kembuan, D. R. E. (2021). Desain Selubung Bangunan Untuk Bangunan Hemat Energi.
Jurnal Teknik Sipil Terapan, 3(2), 57. https://doi.org/10.47600/jtst.v3i2.292
DPPB Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (2012). Selubung bangunan. Panduan Pengguna Bangunan Gedung
Hijau Jakarta, 1(Peraturan Gubernur No. 38/2012), 1–40.
Hajji, A. M. (2019). Toward energy efficiency measures for design of the IDB-funded integrated classroom
building in Universitas Negeri Malang. MATEC Web of Conferences, 276, 06023.
https://doi.org/10.1051/matecconf/201927606023
Hidayat, M. N. (2021). Pengaruh variasi desain peneduhan terhadap kinerja termal selubung bangunan pada
gedung kuliah bersama universitas negeri malang ditinjau dari overall thermal transfer value (ottv). In
Pesquisa Veterinaria Brasileira. http://repository.um.ac.id/151372/
Karyono, T. H. (2016). Arsitektur Tropis bentuk, teknologi, kenyamanan & penggunaan energi (A. M. Drajat
(ed.)). Penerbit Erlangga.
Laksmiyanti, D. P. E., Nilasari, P. F., & Hendra, F. H. (2020). Desain Tanggap Iklim Panduan Perencanaan
Penghawaan dan Pencahayaan pada Bangunan Tropis. https://www.ptonline.com/articles/how-to-get-
better-mfi-results
Nuradilla, S. (2020). Membanggakan! UM Raih Peringkat 26 UI GreenMetric Tingkat Nasional. Berita UM.
https://um.ac.id/berita/membanggakan-um-raih-peringkat-26-ui-greenmetric-tingkat-nasional/
Pamurti, A. A. (2020). Pengaruh Orientasi Selubung Bangunan Kaca Gelap Terhadap Besarnya Perpindahan
Panas Matahari Pada Gedung Sukowati Semarang. Indonesian Journal of Spatial Planning, 1(1), 7.
https://doi.org/10.26623/ijsp.v1i1.1989
Pribadi, S. B., & Indarto, E. (2013). Ketepatan Orientasi Gedung ICT UNDIP Berdasarkan Standar Konservasi
Energi Selubung Bangunan. 13(Januari-Juni), 1–8.
https://ejournal.undip.ac.id/index.php/modul/article/view/4748
Purwoko, G. H. (2017). PENGARUH BENTUK DASAR DAN ORIENTASI BANGUNAN TERHADAP BEBAN ENERGI
PADA BANGUNAN BERTINGKAT DI JAKARTA. Serat Rupa Journal of Design, 1.
https://doi.org/https://doi.org/10.28932/srjd.v1i3.482
Sugini. (2014). Kenyamanan Termal Ruang Konsep dan Penerapan pada Desain. https://fcep.uii.ac.id/karya-
ilmiah/SUGINI/Buku - Kenyamanan Termal Ruang Konsep dan Penerapan pada Desain.pdf
Syar, N. I. (2019). Iklim Tropis dan Uniknya Bentuk Rumah Tradisional Nusantara (N. Santi (ed.)). Penerbit Duta.
https://www.google.co.id/books/edition/Iklim_Tropis_dan_Uniknya_Bentuk_Rumah_Tr/3yHCDwAAQ
BAJ?hl=id&gbpv=0
Utama, H., & Setyowati, E. (2022). Optimalisasi Konservasi Energi Bangunan Bertingkat Melalui Pilihan Material
Kaca sebagai Fasad. 20(2), 353–364.
Utami, S. S. (2021). Menuju Bangunan Zero Energy di Indonesia. Gadjah Mada University Press.
Refbacks
- There are currently no refbacks.