ANALISIS KENYAMANAN TERMAL RUANG LUAR KAWASAN GEDUNG KULIAH BERSAMA UNIVERSITAS NEGERI MALANG MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Erlita Nur Aini, Dian Ariestadi, Titi Rahayuningsih

Abstract


Kawasan GKB sebagai pusat aktivitas pembelajaran dan area belajar di luar ruangan yaitu outdoor
learning space atau Amphitheater. Kawasan GKB apakah sudah memenuhi standar dari indeks THI
agar kawasan tersebut nyaman untuk melakukan proses pembelajaran. Tujuan penelitian adalah
mengetahui tingkat kenyamanan termal dengan menggunakan indeks THI, proses analisis
kenyamanan termal dengan menggunakan software ArcGIS 10.8, dan pengaruh tutupan lahan
Kawasan GKB terhadap nilai THI. Penelitian dengan metode kuantitatif analisis deskriptif. Teknik
pengambilan data dilakukan sesuai dengan tutupan lahan yang sudah dikategorikan menjadi 11
titik. Penelitaian tingkat kenyamanan termal menggunakan indeks THI. Pengolahan data dan proses
analisis data menggunakan aplikasi ArcGIS 10.8. Hasil analisis penelitian (1). Nilai THI rata-rata
selama 5 hari sebesar 25,5-28,3. (2) Analisis kenyamanan termal pada kawasan GKB Universitas
Negeri Malang menggunakan ArcGIS 10.8, titik yang mempunyai kategori nyaman adalah area
gazebo di pagi hari, jalan yang sisi utara terdapat gedung tinggi dan trotoar dengan sisi barat
terdapat gedung tinggi pada sore hari. (3) Nilai THI dipengaruhi oleh suhu udara dan kelembaban,
yang didukung dengan jenis tutupan lahan. Perkerasan material keras seperti paving, tegel, dan
beton. Jenis atap, naungan tajuk pohon, dan bayangan gedung dapat membuat suhu udara menjadi
rendah dan kelembaban tinggi.


Kata Kunci : Kenyamanan Termal Ruang Luar, ArcGIS 10.8 , Temperature humidity Index (THI).


Full Text:

PDF

References


Arie, C. F. (2012). Sebaran Temperatur Permukaan Lahan Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya Di Kota

Malang. Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Prasarana Wilayah (hal. 23-34). Surabaya: ISSN

-6752.

Arisnawati, R. S. (2016). Pemetaan Distribusi Konsentrasi Karbon Monoksida (CO) Dihubungkan dengan

Aktivitas Kendaraan Bermotor di Kampus Universitas Lampung Mangkurat Banjarbaru. Banjarbaru:

Skripsi. ULM.

Ashihara, Y. (1986). Perencanaan Exsterior Dalam Arsitektur. Bandung: Abdi Widya.

Aswant, I. A. (2016). Analisis Perbandingan Metode Interpolasi Untuk Pemetaan pH Air Pada Sumur Bor Di

Kabupaten Aceh Besar Berbasis SIG. Banda Aceh: Tugas Akhir.

Azahra, S. D., & Kartikawati, S. M. (2021). Tingkat Kenyamanan Termal Ruang Terbuka Hujau Dengan

Pendekatan Temperature Humidity Index (THI). BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 40-

Effendy, S. (2007). Keterkaitan Ruang Terbuka Hijau Dengan Urban Heat Island Wilayah JABODETABEK.

Bandung: Disertasi IPB.

Effendy, S., & Aprihatmoko , F. (2014). Kaitan ruang terbuka hijau dengan kenyamanan termal perkotaan. J

Agromet Indonesia 28(1), 23-32.

Hadi, R., Lila, K. A., & Gunadi, I. A. (2012). Evaluasi Indeks Kenyamanan Taman Kota (Lapangan Puputan

Badung I Gusti Ngurah Made Agung) Denpasar, Bali. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika , 34-45.

Hajji, A. M. (2019). Toward Energy Efficiency Measures for Design of the IDB-funded Integrated Classroom

building in Universitas Negeri Malang. MATEC Web of Conferences (hal. 1-6). Malang:

https://doi.org/10.1051/matecconf/201927606023.

Hanifah, M. (2018). Tata Lanskap Terhadap Kenyamanan Termal Pada Taman Singha Merjosari Kota Malang.

Malang: repository.ub.ac.id: Skripsi.

Karyono, T. H. (2016). ARSITEKTUR TROPIS Bentuk, Teknologi, Kenyamanan, dan Penggunaan Energi. Bandung:

Erlangga.

Naibaho, H. A. (2010). Pengaruh Lingkungan Kampus Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa (Studi Kasus

Universitas Harapan Surabaya). Jurnal Managemen Pemasaran, Vol. 5 No. 1 Hal 22.

Sangkertadi. (2013). Kenyamanan Termis di Ruang Luar Beriklim Tropis Lembab. Bandung: CV ALFABETA.

Syam'ani. (2016). Tutorial Apliksi SIG DAsar: Membangun Basisdata Spasial Menggunakan ArcGIS 10.3.

Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.