PENERAPAN MODEL ARIMA UNTUK PERAMALAN JUMLAH PENGAJUAN KTPELPADA PROGRAM SIPEDULI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
Abstract
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memiliki 10 program, salah satunya adalahprogram SIPEDULI.
Inovasi SIPEDULI merupakan inovasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang dikembangkan guna
meminimalisir pelayanan tatap muka dalam masa pademi covid-19. SIPEDULI adalah sistem pelayanan administrasi
kependudukan yang dilakukan via website. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan jumlah pengajuan cetak KTPel
SIPEDULI dengan model ARIMA, melalui peramalan tersebut Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat
meningkat pelayanan dengan jumlah pengajuan dari minggu ke minggu agar tingkat kepuasan peserta program
terjamin. Pengolahan data menggunakan software MINITAB 18 dengan langkah awal stasioneritas data, identikasi
model tentatif (p,d,q) estimasi parameter model, uji diagnosis, dan terakhir pemilihan model terbaik yang akan
digunakan untuk peramalan. Model ARIMA terbaik yang dapat digunakan adalah ARIMA (1,1,1). Hasil peramalan
pengajuan cetak KTP-el melalui program SIPEDULI di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk 5 minggu ke
depan masing-masing sebanyak 1473,1826, 1426, 1527 dan 1828 orang. Berdasarkan hasil ramalan tersebut bahwa
jumlah pengajuan cetak KTP-el melalui program SIPEDULI mengalami fluktuasi, hal tersebut menunjukkan bahwa
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang perlu meningkat pelayan pada Program SIPEDULI
tersebut.
.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.