Rancangan Campuran Kerja AC-WC Dengan Asbuton B 5/20 Sebagai Bahan Tambah Pada Ruas Jalan Mako Modanmohe Pulau Buru

Vera Th. C. Siahaya, David D. M Huwae, Josephus R. Matitaputty, Elsye Novelin Mataheru

Abstract


Asbuton digunakan sebagai bahan tambah untuk mengurangi kebutuhan aspal minyak dan meningkatkan kinerja campuran sehingga tidak perlu menambah zat additif atau bahan lainnya. Kekayaan asbuton tipe B 5/20 di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara sering digunakan sebagai campuran perkerasan aspal sebagai pengganti sebagian aspal minyak dengan kandungan agregat/mineral. Jenis campuran ini kurang memuaskan dibandingkan aspal minyak. Pekerjaan di ruas jalan Mako-Modanmohe Pulau Buru seminggu setelah pengaspalan selesai terjadi kerusakan retak dan bergelombang pada permukaan perkerasan, maka diperlukan rancangan campuran ACWC Asb yang memenuhi spesifikasi jalan. Penelitian bertujuan merencanakan proporsi campuran kerja AC-WC menggunakan asbuton tipe B 5/20 sebagai bahan tambah yang memenuhi karakteristik Marshall. Proporsi agregat hasil uji gradasi agregat, kadar aspal dicoba 3 variasi: 5,0%; 5,5%; dan 6,0%. Pengujian 12 bricket dibuat sesuai SNI 06-2489-1991. Kadar asbuton B 5/20 untuk bricket dicoba 0% dan 2% setiap kadar aspal. Berdasarkan hasil pengujian di laboratorium diperoleh proporsi terhadap total agregat masing-masing batu pecah uk. 10-20 sebesar 20%, batu pecah uk. 5- 10 28%, pasir 12%, abu batu 38% dan asbuton B 5/20 2%. Karakteristik Marshall pada kadar aspal optimum terpilih AC-WC Asb. 5,5%, diperoleh nilai Stabilitas 1.655,2 kg, flow 3,27 mm, VIM 4,69; VFB 70,19%, nilai VMA 17,19%, dan Marshall Quotient 507,07 kg/mm.

Kata kunci: AC-WC Asb; asbuton B 5/20; bahan tambah


Full Text:

PDF

References


Bina Marga. [2018]. Surat Edaran Dirjen Bina Marga Nomor 02/SE/Db/2018 Tentang Spesifikasi Umum 2018

Untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan Dan Jembatan. Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan

Umum Perumahan Rakyat. Jakarta.

Fatoni, A., & Afandi, D. N. (2021). Pengaruh Penggunaan Aspal Buton B5/20 Dengan Agregat Lokal Madura Pada

Campuran Aspal Panas Ac-Wc Terhadap Karakteristik Marshall. Dalam Jurnal Rekayasa Tenik Sipil

Universitas Madura (Vol. 6, Nomor 1).

Kurniawati, Y., Setiyono, A. Karakteristik Penambahan Aspal Buton Granular B50/30 Pada Campuran Aspal

Panas Hotmix ACWC. Seminar Keinsinyuran, 2022.

SNI 03-1968-1990. Standar Pengujian Analisa Saringan agregat halus dan kasar (Sieving Analysis Test). Badan

Standarisasi Nasional.

SNI 1970 : 2008. Standar Pengujian Berat Jenis dan Penyerapan Agregat Halus. Badan Standarisasi Nasional.

SNI 1996 : 2009. Standar Pengujian Berat Jenis dan Penyerapan Agregat Kasar. Badan Standarisasi Nasional.

SNI 2417: 2017. Standar Pengujian Keausan Agregat dengan Mesin Abrasi Los Angeles. Badan Standarisasi

Nasional.

SNI 06-2489-1991. Metode Pengujian Campuran Aspal Panas dengan Alat Marshall. Badan Standarisasi Nasional


Refbacks

  • There are currently no refbacks.