Pengaruh Karakteristik Kuat Tekan Beton Terhadap Penggunaan Material Reclaimed Asphalt Pavement Sebagai Agregat Kasar Pengganti Campuran Beton
Abstract
Perataan dan pengupasan lapis permukaan jalan eksisting menggunakan alat Cold Milling Machine bertujuan meningkatkan nilai kerataan jalan, menghasilkan material reclaimed asphalt pavement (RAP) yang berpotensi daur ulang sebagai agregat kasar bagi campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis simpangan karakteristik kuat tekan dari 2 jenis campuran beton menggunakan limbah RAP yang dibedakan menurut mutu. Tata cara pembuatan rancangan campuran beton fc 25 MPa dan fc 15 MPa digunakan SNI 03-2834-2000 dengan bahan pengikat semen portland komposit. Pengujian kuat tekan beton pada umur 28 hari digunakan SNI 03-6429-2000 untuk fc’ 25 MPa dan fc’ 15 MPa masing-masing sebesar 23,2 MPa, dan 13,07 MPa. Hasil penelitian menunjukkan penurunan nilai kuat tekan bagi fc’ 25 MPa dan fc‘15 MPa masing-masing sebesar 7,2% dan 12,9% terhadap kuat tekan hasil rancangan. Pemanfaatan material reclaimed asphalt pavement direkomendasikan sebagai agregat kasar pengganti dalam campuran beton menggunakan semen portland komposit sebagai bahan pengikat dengan resiko penurunan nilai kuat tekan terhadap hasil rancangan campuran.
Kata kunci: reclaimed asphalt pavement; semen portland komposit; kuat tekan beton
Full Text:
PDFReferences
Eko, W., Susilowati, A. 2015. Pemanfaatan Hasil Pengupasan Aspal Untuk Daur Ulang Campuran beton
Aspal, Jurnal Poli-Teknologi, 14 (1). https://prosidingold.pnj.ac.id/index.php/politeknologi/article/view/737 (diakses 5 Agustus 2023).
Ghozi, F.M. 2020.Pengaruh campuran RAP (reclaimed asphalt pavement) terhadap karakteristik
campuran beton aspal lapis AC-WC (Asphalt concrete-Wearing Course). Skripsi-2020.
https://repository.trisakti.ac.id/usaktiana/index.php/home/detail/detailkoleksi/4/S/KR/2014
/00000000000000948/0 (diakses 5 Agustus 2023).
Iduwin, T., mayasari, D., Yuhana, T. 2021. Pengaruh air menggunakan Reclaimed Asphalt Pavement pada
campuran beton aspal berdasarkan uji Cantabro dan Indirect Tensile Strength. Forum Mekanika
-40. https://doi.org/10.33322/forummekanika.v10i1.1377 (diakses 5 Agustus 2023).
Kiswara, S. 2007. Pengaruh recycling aspal sebagai bhan pengganti sebagian agregat halus terhadap
kualitas beton. UNS (Sebelas Maret University). Htpps://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/3470
(diakses 5 Agustus 2023).
Muhid, I. 2012. Studi kuat Tarik beton normal mutu sedang dengan campuran abu sekam padi(RHA) dan
limbah adukan beton (CSW) = ash (RHA and concrete sludge waste ( CSW) designed for moderate
strength. Fakultas Teknik Universitas Indonesia. https://lontar.ui.ac.id/detail?id=20311201
(diakses 5 Agustus 2023).
Putri, I.S.A., Sofia, D.A., Kamal, M.I.H. 2022. Analisis Penggunaan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP)
Terhadap Kuat Tekan Beton. Seminar Nasional dan Riset Terapan, 380-385.
https://semnastera.polteksmi.ac.id/index.php/semnastera/article/view/375 (diakses 5
Agustus 2023).
SNI ASTM C136-012., Standar Pengujian Analisa saringan agregat halus dan Agregat kasar, Badan
Standarisasi Nasional, Jakarta.
SNI 1969-2016., Standar Pengujian Berat Jenis Dan Penyerapan agregat halus dan Agregat kasar, Badan
Standarisasi Nasional, Jakarta.
SNI 03-2834-2000., "Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal", Badan Standardisasi
Nasional, Jakarta.
SNI 1974:2011., Cara Uji Kuat Tekan Beton Dengan Benda Uji Silinder, Badan Standarisasi Nasional.
SNI 1972:2022., Metode uji slump beton semen hidraulis, Badan Standarisasi Nasional.
SNI 7656:2012., Tata cara pemilihan campuran untuk beton normal, beton berat dan beton massa, Badan
Standardisasi Nasional, Jakarta.
Widayanti, A., Soemitro, R.A.A., Ekaputri, J.J. & Suprayitno, H. 2017. Karakteristik Material Pembentuk
Reclaimed Asphalt dari Jalan Nasional di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Manajemen Aset
Infrastruktur & Fasilitas – Vol. 1, No. 1, Desember 2017, pp. 11-22
Refbacks
- There are currently no refbacks.