Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Arang Tempurung Kelapa Pada Tanah Dasar Perkerasan Jalan Ruas Ilngei-Aruidas

Anthoneta Maitimu, Sjafrudin Latar, Hamkah Hamkah, Yani Selfi Lorensa Tabakwan

Abstract


Setiap ruas jalan di Indonesia memiliki karakteristik tanah dasar yang berbeda-beda sehingga dalam penanganannya juga memerlukan metode pelaksanaan yang juga spesifik sesuai kondisi wilayah dan sumber daya lokal.  Tanah lempung merupakan jenis tanah yang kurang baik jika digunakan sebagai dasar untuk perkerasan jalan diatasnya, disebabkan tanah lempung memiliki sifat kohesif dan memiliki kembang susut yang tinggi sebagai karakteristik tanah dengan daya dukung rendah. Tanah yang mempunyai sifat ini umumnya mempunyai nilai CBR rendah dan indeks plastisitas tinggi, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada struktur jalan dan tidak terpenuhinya umur rencana bangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan arang tempurung kelapa terhadap nilai CBR tanah dasar.  Penelitian ini juga bertujuan mengidentifikasi karakteristik tanah lempung khususnya di ruas jalan Ilnge-Aruidas setelah dilakukan stabilisasi dengan menggunakan 3 variasi tambahan arang tempurung kelapa masing-masing sebesar 5%, 10%, dan 15%.  Hasil penelitian diperoleh karakteristik jenis tanah kategori OH yaitu Lempung organik dengan plastisitas sedang hingga tinggi. Pengaruh penambahan arang tempurung kelapa terhadap tanah lempung dapat memperbaiki sifat fisik tanah dengan menurunnya nilai indeks plastisitas dan naiknya nilai CBR tanah dasar. Nilai CBR tertinggi diperoleh dengan tambahan 15% arang tempurung kelapa.

 

Kata kunci: tanah lempung, stabilisasi tanah, arang tempurung kelapa, CBR


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Departement Pekerjaan Umum, Badan Penelitian dan Pengembangan PU, Standar Nasional Indonesia, Cara Uji Penentuan Kadar Air Untuk Tanah dan Batuan di Laboratorium SNI 1965 : 2008.

Departement Pekerjaan Umum, Badan Penelitian dan Pengembangan PU, Standar Nasional Indonesia, Cara Uji Penentuan Batas Cair Tanah SNI 1967 : 2008.

Departement Pekerjaan Umum, Badan Penelitian dan Pengembangan PU, Standar Nasional Indonesia, Cara Uji Penentuan Batas Plastis dan Indeks Plastisitas Tanah, SNI 1966 : 2008.

Departement Pekerjaan Umum, Badan Penelitian dan Pengembangan PU, Standar Nasional Indonesia, Cara Uji Analisis Ukuran Butir Tanah SNI 3423 : 2008.

Departement Pekerjaan Umum, Badan Penelitian dan Pengembangan PU, Standar Nasional Indonesia, Cara Uji Berat Jenis Tanah, SNI 1964 : 2008.

Departement Pekerjaan Umum, Badan Penelitian dan Pengembangan PU, Standar Nasional Indonesia, Metode Pengujian CBR Laboratorium, SNI 1744; 2012.

Hardiyatmo, H. C. 2017. Mekanika Tanah 2 Edisi V. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta, Indonesia.

Enden Mina, 2021. Pengaruh Penambahan Arang Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Dasar Terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas (Studi kasus di Jalan Raya Kubang Laban, Desa Trate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten)

Reffanda Kurniawa Rustam, 2019. Pengaruh Penambahan Abu Arang Tempurung Kelapa Terhadap Kuat Geser Tanah Lempung di Daerah Makarti Jaya.

Tyas Wulandari, 2021. Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Campuran Serbuk Arang Kayu dan Serat Karung Plastik Untu Meningkatkan Nilai CBR Tanah

Arinda,R.D. Putri. 2018. Pengaruh Kadar Air Terhadap Daya Dukung Pada Tanah Lunak Di Jalan Tol Gempol-Pasuruan. Jurnal Teknik Sipil


Refbacks

  • There are currently no refbacks.