ANALISIS KEBUTUHAN GURU TERHADAP PENGEMBANGAN E-MODUL SUHU DAN KALOR UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP KELAS VII
Abstract
Penelitian ini dilakukan sebagai studi pendahuluan dengan tujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan guru terhadap pengembangan E-modul pada materi suhu dan kalor untuk melatih keterampilan berpikir kritis siswa SMP kelas VII. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa lembar wawancara analisis kebutuhan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih kesulitan dalam memahami materi suhu dan kalor, terutama perhitungan. Jumlah siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis yaitu sekitar 50% dari seluruh siswa. Hal tersebut dikarenakan, siswa masih terbiasa dengan kata-kata definisi, sehingga ketika diberikan permasalahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami maksud dari permasalahan tersebut. Kemampuan siswa untuk berpikir kritis secara langsung belum cukup, sehingga masih harus tetap dilatih agar bisa siswa memiliki kemampuan berpikir kritis. Selain itu, bahan ajar yang digunakan selama ini belum dapat mengcover tipe gaya belajar siswa yang berbeda, terutama siswa dengan gaya belajar kinestetik. Jadi, siswa masih membutuhkan bahan ajar lain yang digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan mengcover semua gaya belajar siswa yang beraneka ragam. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa perlu dikembangkan bahan ajar berupa E-modul pada materi suhu dan kalor yang dapat melatih keterampilan berpikir kritis siswa.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.