Insitu Permeability Constand Head Untuk Menentukan Daya Resap Air Dan Sumur Resapan Di Desa Sukolilo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang
Abstract
Sumur resapan adalah salah satu rekayasa teknik konservasi air, berupa bangunan yang dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk sumur gali dengan kedalaman tertentu yang berfungsi sebagai tempat menampung air hujan yang jatuh di atas atap rumah atau lahan terbuka dan meresapkannya ke dalam tanah. Ada beberapa metode untuk mendimensi sumur resapan, antara lain metode Sunjoto (1988). Sunjoto membangun konsep bahwa volume air yang masuk dapat dihitung berdasarkan keseimbangan antara air yang masuk ke dalam sumur dan air yang meresap kedalam tanah. Air yang meresap ke dalam tanah dapat di hitung dari penurunan tinggi muka air tanah (H) terhadap waktu yang dibutuhkan untuk meresapkan air ke dalam tanah (t). Untuk mencapai keseimbangan volume air yang masuk dan keluar maka bentuk dasar sumur resapan dibuat mencapai lapisan tanah yang porus agar air cepat meresap ke dalam tanah. Salah satu untuk mengetahui daya resap air yakni dengan penelitian insitu permeability constand head.
Hasil dari penelitian ini perlapisan jenis tanah terdiri dari tanah kepasiran, lanau kepasiran serta lanau kelempungan. Nilai permeabilitas (K) untuk L=0,30 m adalah 7,38 cm/jam, L= 0,70 dengan peresapan sangat cepat yakni 10,728 cm/jam, serta L=1,00 m dengan nilai 9,612 cm/jam. Nilai debit resap (Qo) terhadap kedalaman saluran dan waktu (T) menunjukkan nilai Determinasi (R²) yang semakin meningkat pada sumur resapan 1 yakni 0,70 %, sumur resapan 2 sebesar 0,89 % dan sumur resapan 3 sebesar 0,94 %. Nilai determinasi (R²) pada kedua faktor geometrik dengan K constand head menunjukkan hasil yang maksimal yakni 90%.
Kata kunci: Daya resap air (Qo), Faktor geometrik (F), insitu permeability constand head, sumur resapan, auger boring.
Full Text:
PDFReferences
ASTM, Designation: D 1452 – 80 (2000). Standard Practice for Soil Investigation and Sampling by Auger Borings.United States.
A. Rifa’i, Y. Takeshita, M. Komatsu (2015). Development of In Situ Permeability Test Using
Constant Discharge Method for Sandy Soils. International journal of Enviromental, Chemical, Ecological, Geological and Geophysical Engineering Vol : 9, No.11 2015
Aravin ,VE.,Numerov,S.N.1965. Theory of fluid Flow in Undeformable Porous Media, Translated from Russian,.Israel Program for Scientific Translation, Jerussalem.
Chapuis,RP. 1989. Shape Factor for Permeability Test in Boreholes and Piezometers
Christopher J. Neville and Jeffrey M. Markle (2000). Interpretation of Constant-Head tests:
Rigorous and Approximate. Montreal, Quebec.First Joint IAH-CNC/CGS Groundwater Specialty Conference
Departemen PU (1990). Tata Cara Perencanaa Teknik Sumur Resapan
Air Hujan Untuk Lahan Pekarangan. Bandung .Yayasan LPMB.
Department of Transportation Engineering Service Center. 1998. Method 0f Test For Permeability Of Soils. California: State of California.
Ernest.L.F. 1950. A New formula for Calculation of the Permeability Factor with the Auger Hole Method. Cornel Univ.Ithaca.New York.
Kirkham.D. 1955. Measurementof the Hydraulic Conductivity of Soil in Place. Symposium of Permeability of Soil.Am.Soc.for Testing Materials. Spec.Technology Publikasi No.163
Kusnaedi (2011), Sumur Resapan untuk Pemukiman Perkotaan dan Pedesaan),Jakarta: Penebar Swadaya.
SNI.2411:2008.Cara Uji Kelulusan Air di Lapangan.Jakarta.Badan Standarisasi Nasional.
Suhardjono, 2013.Drainase Perkotaan, Malang: Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.
Suripin, 2004. Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Sunjoto,S.1988. Optimasi Sumur Resapan Sebagai Salah Satu Pencegahan Intrusi Air laut.Pros.Seminar PAU-IT-UGM .Yogyakarta.
Refbacks
- There are currently no refbacks.