Analisis Tingkat Kesadaran Pekerja Bangunan Dalam Penerapan K3 Di Proyek Bangunan Tinggi Kota Malang

Elsa Pratiwi Nurdianti, Cristina Asyari Rukmana, Agi Rivi Hendard Dian Dwi Utami, Made Wena

Abstract


Permasalahan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) secara umum masih sering diabaikan dalam pelaksanaan pembangunan di Indonesia. Disamping beberapa sektor utama yang beresiko terhadap kecelakaan kerja, sektor jasa konstruksi merupakan salah satu sektor paling beresiko terhadap kecelakaan kerja. Kontribusi kecelakaan sebesar 88% disebabkan faktor kelalaian manusia, sedangkan faktor ketidaklayakan alat dan properti menyumbang 10% lainnya, sedangkan 2% sisanya adalah faktor lain-lain. Penerapan K3 sangat penting untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja di lapangan serta untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan sejahtera. Berkaitan dengan adanya beberapa hal tersebut peneliti ingin mengetahui bagaimana dan seberapa besar tingkat kesadaran penerapan K3 oleh pekerja bangunan di proyek bangunan tinggi Kota Malang serta bagaimana strategi yang tepat untuk meningkatkan kesadaran tersebut sehingga standart K3 dalam proyek dapat terpenuhi dan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Metode yang dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap metode analisis. Dalam tahap persiapan dilakukan desain penelitian masuk ke dalam jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan survey. Penelitian dilakukan pada lima proyek bangunan tinggi di Malang dengan kriteria bangunan gedung minimal lantai empat ke atas menggunakan teknik wawancara terstruktur dengan subjek penelitian yaitu pekerja bangunan sebanyak 20% dari masing-masing proyek bangunan tinggi. Analisis data digunakan uji validitas untuk mengetahui tingkat kevalidan instrumen dan uji reabilitas untuk mengetahui tingkat reliable instrumen. Dari hasil analisis penelitian terdapat empat kategori nilai skala interval sesuai hasil nilai wawancara pekerja dengan jumlah data 100 pekerja. Dari 100 pekerja ini dikategorikan penerapan K3 pada alat kerja manual dan mesin. Didapatkan hasil yang mendominasi pekerja paling banyak pada kategori tinggi sesuai kategori nilai skala interval dengan jumlah pekerja alat manual 53 dan pekerja alat manual 52. Hal ini menunjukkan bahwa para pekerja bangunan tinggi di kota Malang mempunyai tingkat cukup dalam pemahaman dan kesadaran untuk menggunakan K3 saat bekerja maupun berada di lingkungan kerja beresiko.

Kata kunci: Kesadaran, Pekerja, K3, Alat Kerja, Bangunan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.