ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KAPANG PATOGEN PENYEBAB TANAMAN KOPI LAYU PADA BATANG KOPI (Coffea canephora) DI DESA SUMBERDEM KABUPATEN MALANG

Ilham Dwi Susilo Widiatmoko, Evi Susanti, Muh Ade Artasasta

Abstract


Saat ini, perkebunan kopi di desa Sumberdem, Kabupaten Malang, Jawa Timur seringkali menemukan tanaman kopi layu yang menyebabkan turunnya produksi kopi di mana penaganannya masih berupa penggunaan pestisida. Tanaman kopi layu, dapat disebabkan beberapa faktor seperti cuaca ekstrim dan adanya serangan kapang patogen. Untuk penanganan yang tepat tentu dibutuhkan informasi mengenai spesies kapang yang menyebakan tanaman kopi di desa Sumberdem menjadi layu sehingga dapat ditangani secara efektif dan efisien.  Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi jenis kapang yang menyerang bagian batang tanaman kopi (Coffea canephora) menjadi layu di perkebunanan kopi di desa Sumberdem, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Isolasi kapang bagian batang tanaman kopi dilakukan dengan menggunakan metode pengenceran. Setelah diperoleh isolat kapang murni selanjutnya dilakukan identifikasi secara makroskopis dan mikroskopis untuk setiap isolat kapang murni. Terdapat 7 isolat kapang murni yang berhasil diisolasi dari batang tanaman kopi layu yang diberi kode masing-masing IBTK1, IBTK2, IBTK3, IBTK4, IBTK5, IBTK6 dan IBTK7. Selanjutnya hasil identifikasi makroskopis dan mikroskopis diperoleh kemungkinan genus dari setiap isolat adalah candida, scytalidium, scytalidium, cunninghmella, candida, candida, candida. berturut-turut. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui spesies dari masing-masing isolat kapang serta menguji lebih lanjut patogenesitas dari setiap isolat kapang

Full Text:

PDF

References


E. J. Peters, “A rich and tantalizing brew: a history of how coffee connected the world, by Jeanette M. Fregulia, Fayetteville, University of Arkansas, 2019, 193 pp., ISBN 978-1682260876. Uncommon grounds: the history of coffee and how it transformed our world, by Mark ,” Food Cult Soc, vol. 23, no. 3, hlm. 455–457, Mei 2020, doi: 10.1080/15528014.2020.1719788.

W. T. Utama dan Y. Yuliawati, “Faktor Sosial, Pribadi, Dan Psikologis Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Minuman Kopi Di Kampoeng Kopi Banaran,” Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan, vol. 8, no. 2, hlm. 131, 2020, doi: 10.30598/agrilan.v8i2.970.

F. Savira dan Y. Suharsono, “Buku Outlook Komoditas Perkebunan Kopi,” J Chem Inf Model, vol. 01, no. 01, hlm. 1689–1699, 2013.

R. D. Permana dan L. L. S. Masrilurrahman, “Identifikasi Tingkat Kerusakan Pada Tanaman Kopi Yang Di Sebabkan Oleh Hama Di Desa Karang Sidemen Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah,” Jurnal Silva Samalas, vol. 4, no. 1, hlm. 10, 2021, doi: 10.33394/jss.v4i1.3943.

D. Sugiarta, I. P. Sudiarta, N. W. Suniti, dan I. P. W. Suputra, “Identifikasi Jamur Patogen Penyebab Penyakit Layu Pucuk pada Tanaman Adenium spp . di Kota Denpasar dan Potensi Pengendaliannya dengan Jamur Antagonis,” Jurnal Agroekoteknologi Tropika, vol. 10, no. 3, hlm. 357–365, 2021.

E. Senewe dan G. S. J. Manengkey, “IDENTIFIKASI DAN UJI PATOGENISITAS CENDAWAN ENTOMOPATOGEN LOKAL TERHADAP Leptocorisa oratorius IDENTIFICATION AND PATHOGENICITY TEST OF LOCAL ENTOMOPATHOGEN FUNGI AGAINST Leptocorisa oratorius,” Eugenia, vol. 17, no. 3, hlm. 163–171, 2011.

E. Y. Yulia, N. Istifadah, F. Widiantini, dan H. S. Utami, “Antagonisme Trichoderma spp. terhadap Jamur Rigidoporus lignosus (Klotzsch) Imazeki dan Penekanan Penyakit Jamur Akar Putih pada Tanaman Karet,” Agrikultura, vol. 28, no. 1, hlm. 47–55, 2017, doi: 10.24198/agrikultura.v28i1.13226.

N. Wakhidah, Kasrina, dan H. Bustamam, “Keanekaragaman Jamur Patogen dan Gejala Yang Ditimbulkan pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Di Daratan Rendah,” Journal Konservasi Hayati, vol. 17, no. 2, hlm. 63–68, 2021.

U. S. Hastuti, “Penuntun Praktikum Mikrobiologi,” Malang: Universitas Muhammadiyah Malang, 2012.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.