Uji Cemaran Patogen Mikrobiologi Pada Sampel Kosmetika Remaja Dalam Bentuk Cream

Baiq Feby Zulfiani, Yuniar Windiasti, Prabawati Prabawati, Muh Ade Artasasta

Abstract


Kosmetika merupakan bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia atau gigi dan membran mukosa mulut. Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan dengan jumlah responden sebanyak 70 orang dengan rentang umur 15-35 tahun yang berasal dari Nusa Tenggara Barat, diketahui dari 20 jenis kosmetika yang paling digemari masyarakat Nusa Tenggara Barat ialah kosmetika dalam bentuk cream sebanyak 3 jenis berupa sunscreen, body lotion, dan pelembab. Sebanyak 95,7% dari masyarakat menyukai penggunaan kosmetika dan sebanyak 10,4% pernah menjadi pengguna kosmetika ilegal. Masih jarang diketahui oleh masyarakat bahwa cemaran pada kosmetika bisa berasal dari mikroba, sebagian besar hanya mengetahui dari zat kimia saja. Sebanyak 73,3% masyarakat juga masih belum mengetahui adanya parameter mikroba patogen untuk mengetahui tingkat keamanan suatu produk kosmetika. Bakteri patogen Staphylococcus aureus dapat menyebabkan terjadinya berbagai jenis infeksi mulai dari infeksi kulit ringan, keracunan makanan, sampai dengan infeksi sistemik. Candida albicans menyebabkan infeksi sistemik progresif jika sistem imunitas seseorang melemah serta bisa menimbulkan inasi dalam alirah darah. Pseudomonas aeruginosa dapat melekat dan membentuk koloni di membran mukosa atau kulit, menginvasi secara lokal, dan dapat menyebabkan penyakit sistemik. Atas latar belakang tersebut, penulis melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keamanan kosmetika dalam bentuk cream dari cemaran mikroba patogen yang beredar di Nusa Tenggara Barat dengan cara Uji Staphylococcus aureus, Uji Candidaalbicans, dan Uji Pseudomonasa aeruginosa. Dari 23 sampel kosmetika dalam bentuk cream, didapatkan hasil semua sampel negatif dari Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Dua sampel mengandung Candida femata dan Saccharomyces cerevisiae.

Full Text:

PDF

References


A-Z tentang kosmetik. 2013. “Dewi Muliyawan, Neti Suriana.” 8.

Berman, Judith. 2012. “Candida Albicans.” Current Biology 22(16):R620–22. doi: 10.1016/j.cub.2012.05.043.

BPOM. 2019. “Cemaran Dalam Kosmetika.” Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan (88):2 p.

D.lowy, FRANKLIN, and M.D. 1998. “Lowy1998.” The New England Journal of Medicine 339(8):520–32.

Idrees, Muhammad, Sheeba Sawant, Nazira Karodia, and Ayesha Rahman. 2021. “S. Aureus Forms a Complex Structure of Extracellular Polymeric Biofilm That Provides a Fully Secured and Functional Environment for the Formation of Microcolonies, Their Sustenance and Recolonization of Sessile Cells after Its Dispersal. The Purpose of Th.” International Journal of Environmental Research and Public Health 18:1–20.

Izeta, Hana Faiza, Yudia Azmi, and others. 2021. “Pengaruh Kombinasi Bioaktivator Ragi Dan Effective Microorganisme (Em4) Terhadap Kandungan Mikroba Dalam Pupuk Hayati Cair.” Jurnal AGROSAINS Dan TEKNOLOGI 6(2):65–76.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.