EVALUASI STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN DINDING PENAHAN TANAH (DPT) MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS V8.6 (STUDI KASUS RUAS JALAN RAYA DESA SAMAR KECAMATAN PAGERWOJO KABUPATEN TULUNGAGUNG)

Tri Wahyuni, Eko Setyawan, Titi Rahayuningsih

Abstract


Area lereng pada Ruas Jalan Raya Desa Samar Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung mengalami kelongsoran tanah akibat curah hujan yang tinggi. Curah hujan dapat menjadi salah satu indikator kemungkinan terjadinya kelongsoran pada lereng. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi stabilitas lereng pada lokasi tersebut serta melakukan upaya perkuatan terhadap lereng apabila hasil analisis menunjukkan kondisi lereng tidak aman. Salah satu alternatif perkuatan yang dapat digunakan adalah dinding penahan tanah (DPT). Penelitian ini memiliki tujuan, yaitu : 1). Evaluasi stabilitas lereng kondisi eksisting menggunakan software Plaxis V8.6. 2). Evaluasi stabilitas lereng setelah diperkuat dengan dinding penahan tanah (DPT) menggunakan software Plaxis V8.6. Dalam penelitian ini, evaluasi stabilitas lereng dilakukan dengan metode deskriptif analisis. Analisis stabilitas lereng pada penelitian ini dilakukan dengan bantuan software Plaxis V8.6 dan menggunakan metode Fellenius. Evaluasi stabilitas lereng dilakukan pada lereng kondisi eksisting dan dengan perkuatan dinding penahan tanah untuk mengetahui apakah penggunaan perkuatan tanah tersebut efektif untuk meningkatkan nilai faktor keamanan. Untuk stabilitas dinding penahan tanah juga dihitung berdasarkan SNI 8460-2017, yaitu stabilitas terhadap geser guling, geser, daya dukung, penurunan tanah, dan overall stability. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini antara lain : 1). Nilai faktor keamanan kondisi eksisting diperoleh sebesar 1,28 dan masuk dalam kategori tidak aman. 2). Nilai faktor keamanan pada lereng setelah dilakukan perkuatan sebesar 3,12 dimana nilai tersebut aman karena sudah memenuhi SNI 8460-2017 yaitu $\geq$ 1,50. Sedangkan pada perhitungan manual stabilitas dinding penahan tanah dikategorikan aman karena sudah memenuhi standar. Hasil perhitungan terhadap penggulingan sebesar 2,67 $\geq$ 2,00 terhadap pergeseran sebesar 5,42 $\geq$ 1,50 terhadap daya dukung sebesar 5,72 $\geq$ 3,00 terhadap penurunan tanah (settlement) sebesar 1,52 dan overall stability sebesar 3,12 $\geq$ 1,50.

Full Text:

PDF

References


Afriani, L. (2020). Kerawanan Longsor pada Lereng Tanah Lunak dan Penanganannya

(M. K. Rahman, Ed.).

Chantika, I. M. B., & Agustina, R. (2021). Perencanaan Dinding Penahan Tanah Tipe

Kantilever dan Perkuatan Lereng Menggunakan Metode Soil Nailing di Perumahan

BSB City Victoria Hills Semarang.

Departemen Pekerjaan Umum. (2005). Rekayasa penanganan keruntuhan lereng pada

tanah residual dan batuan. Pedoman Konstruksi dan Bangunan.

Desakami. (2022). Desa Samar Pagerwojo. Desakami Indonesia BETA.

https://desakami.com/daerah/detail/3504180006/samar

Endayanti, M., & Marpaung, K. (2019). Analisis Perkuatan Lereng Dengan

Menggunakan Dinding Penahan Tanah di Skyland Jayapura Selatan. Jurnal Ilmiah

Teknik Sipil, Vol. 8 No. 1, 22–35.

Fitradi, N. I. (2019). Analisis Stabilitas Lereng dengan Perkuatan Geotekstil dan Turap

Beton menggunakan Program Plaxis (Slope Stability Analysis with Geotextile and

Concrete Sheet Pile Reinforcement using Plaxis Program).

Hardiyatmo, H. C. (2003). Mekanika Tanah I dan II. Gramedia Pustaka Utama.

Yogyakarta.

Korah, T., E, T. A., & Saarajar, A. N. (2014). Analisis Kestabilan Lereng dengan Metode

Janbu (Studi Kasus : Kawasan Citraland). Jurnal Sipil Statik.

Kurniawan, D. (2019). Analisis Stabilitas Dinding Penahan Tanah dan Sheet Pile Baja

pada Lereng Jalan Tol Balikpapan - Samarinda STA 2+850 - 3+50 (Stability

Analysis of Retaining Wall and Steel Sheet Pile di Balikpapan-Samarinda Highway

Slope STA 2+850 - 3+3050. Universitas Islam Indonesia.

Laela, Rahayu, A., & Dwidjaka, R. A. (2014). Analisis Stabilitas Lereng dengan

Menggunakan Metode Bioteknik pada Ruas Jalan Tawaeli-Toboli.

INFRASTRUKTUR.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.