PERUBAHAN INDEKS PLASTISITAS DAN KUAT GESER PADA TANAH LEMPUNG DESA SAWAHAN KABUPATEN NGANJUK YANG DISTABILISASI DENGAN KAPUR TOHOR DAN GARAM

Syafira Syafira, Eko Setyawan

Abstract


Dinas PUPR menyatakan jalan Desa Sawahan, Kabupaten Nganjuk banyak mengalami kerusakan karena kondisi tanah sangat labil. Berdasarkan hasil uji pendahuluan tanah asli didapatkan nilai IP 26,99%, dalam klasifikasi AASTHO masuk kelompok A-7-5 (11) yaitu tanah lempung kelas subgrade buruk sebagai tanah dasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) perubahan indeks plastisitas tanah lempung yang distabilisasi dengan kapur tohor dan garam pada berbagai persentase dan (2) perubahan nilai kuat geser tanah lempung yang distabilkan dengan kapur tohor dan garam pada berbagai persentase. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksperimental. Penelitian menggunakan campuran kapur tohor dan garam dengan variasi persentase (0%:0%), (4%:5%), (4%:7,5%), (4%:10%), (4%:12,5%) dari berat tanah kering selama 7 hari pemeraman. Pengujian mencakup uji batas cair, uji batas plastis, dan uji kuat geser langsung. Hasil penelitian menunjukkan terjadi (1) penurunan indeks plastisitas pada penambahan kapur tohor dan garam persentase (4%:7,1%) nilai IP tanah asli 26,99% turun menjadi 13,99%. (2) Peningkatan nilai kuat geser tanah pada penambahan kapur tohor dan garam, terjadi peningkatan opimum pada persentase (4%;7,1%) nilai kuat geser tanah asli 0,156 kg/cm² naik menjadi 0,378 kg/cm². Kata Kunci: Stabilisasi Tanah, Kapur Tohor, Garam

Full Text:

PDF

References


Das, B.M. (2013). Advanced Soil Mechanics, 5th ed. Boca Raton:

CRC Press.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab Nganjuk. (2023). Persentase

Jalan Kabupaten Dalam Kondisi Fungsional Tahun 2023.

https://ckan.nganjukkab.go.id.

Hardiyatmo, H.C. (2010). Stabilisasi Tanah Untuk Perkerasan Jalan. Yogyakarta:

Gadjah Mada University Press.

Hardiyatmo, H.C. (2014). Tanah Ekspansif: Permasalahan dan Penanganan.

Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Herina, S.F. 2005. Kajian Pemanfaatan Abu Sekam Padi sebagai Bahan Stabilisasi

Tanah Fondasi Ekspansif untuk Bangunan Sederhana. Skripsi tidak

diterbitkan, Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Kalua, G. 2022. Stabilisasi Pemanfaatan Garam Dapur (NaCl) dan Kapur Terhadap

Kuat Geser dan Kuat Tekan Bebas Tanah Lempung. Skripsi tidak diterbitkan,

Makassar: Fakultas Teknik Universitas Bosowa.

Kholik, N., Zaenal, M., & Fipiana, W. I. 2020. Studi Stabilisasi Tanah Ekspansif

Dengan Penambahan NaCl di Jalan Tol Cikampek Palimanan. Jurnal

Kalibrasi, 3(1), 62-74.

Ma'sum, A., & Siregar, Y.D. 2022. Studi Pengaruh Stabilisasi Tanah dengan

Campuran Kapur dan Garam terhadap Parameter Kuat Geser Tanah Daerah

Kabupaten Purwakarta. Sistem Infrastruktur Teknik Sipil dan Bangunan, 2(1),

-49. Dari https://doi.org/10.32897/simteks.v2i1.1537.

Nur, C.A. 2007. Analisis Stabilitas Lereng Tanah Lempung Jenuh Air dengan

Perkuatan Bambu (Studi Kasus: Tanah Longsor Desa Ngawen Kecamatan

Ngawen Kabupaten Klaten). Jurnal Teknik Sipil UNPAL, 13(2), 174-195.

Padma, A. (2017). Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif dengan Menggunakan

Campuran Kapur dan Garam Dapur. Jurnal Teknik Sipil, 14(2), 95-104.

Situmorang, A. (2011). Perubahan Daya Dukung Tanah Akibat Penambahan

Garam Terhadap Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Kapur. Jurnal Teknik

Sipil UBL, 2(2), 148-156.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.