PERENCANAAN ULANG GEDUNG MALANG CREATIVE CENTER (MCC) DENGAN PENAMBAHAN JUMLAH LANTAI SERTA PENAMBAHAN SISTEM PENAHAN GEMPA BERUPA SHEAR WALL

Rahmad Iqbal Asshidiqi, Mohammad Sulton, Roro Sulaksitaningrum

Abstract


Perencanaan struktur gedung membutuhkan analisis serta perhitungan yang sangat mempertimbangan banyak aspek. Struktur yang telah direncanakan harus mampu menopang beban aksial maupun lateral yang diterima oleh gedung tersebut, sehingaa diperlukan kontrol stabilitas gedung tersebut. Kontrol stabilitas bertujuan untuk mengevaluasi apakah struktur gedung yang direncanakan mampu menahan beban-beban yang bekerja pada struktur gedung tersebut, terutama beban gempa. Kontrol stabilitas yang digunakan pada penelitian ini meliputi kontrol gaya geser dasar (base shear), kontrol perpindahan (displacement), dan kontol simpangan (drift). Penelitian ini dilakukan bertujuan agar bisa menegtahui bagaimana respon struktur gedung setelah terjadi penambahan jumlah lantai serta penambahan sistem penahan gempa berupa shear wall. Kemudian hasil yang didapatkan setelah terjadi perhitungan respon struktur dalam keadaan terjadi penambahan lantai dan penambahan shear wall akan dibandingkan dan dinilai sitem penahan gempa mana kah yang paling efektif digunakan untuk gedung Malang Creative Center (MCC) setelah terjadi perencanaan ulang. Pada proses perhitungan kontrol respon stuktur akan digunakan program bantuan aplikasi berupa ETABS 2018.Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa nilai periode (T) gedung dengan keadaan penmbahan lantai serta menggunakan SRPMK memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan dengan keadaan gedung setelah penambahan lantai menggunakan shear wall yaitu dengan nilai pada gedung dengan menggunakan SRPMK sebesar 1.054 detik dan gedung dengan shear wall memiliki nilai sebesar 0.656 detik ,begitu pula niali kontrol drift, displacement, serta base shear dimana semua nilai hasil kontrol yang dimiliki gedung tanpa shear wall lebih besar dimana dapat ditarik kesimpulan bahwa gedung dengan shear wall memiliki struktur yang lebih kaku.

Full Text:

PDF

References


Aditama, Yosa Citra. 2018. Modifikasi Gedung Apartemen Menara Rungkut Dengan

SRPMK dan Shear wall(Dual Sistem) . Skripsi tidak diterbitkan. Surabaya: FTITS.

Ambarwati, Yuniar. 2017. Analisis Perbandingan Sistem Ganda Dan Sistem rangka

Pemikul Momen Khusus Pada Desain Struktur Hotel AMMEERA JAKARTA.

Skripsi tidak diterbitkan. Surabaya: FT-ITS.

Badan Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika. 2023. Gempa Bumi. Bmkg (online),

(http://bmkg.go.id), diakses 2 April 2023

Ivan, L, & Edison, L.2019. Analisis Dinamik Perilaku Gedung Dengan

Ketidakberaturan Massa Pada Masing-Masing Tingkat Terhadap Beban Gempa.

Jurnal Mitra Teknik Sipil, Vol 2 No 3.

Mulyandari, Erni. 2011.Perencanaan Shear wall Beton Bertulang (Studi kasus:

Apartemen Tuning Bandung. Skripsi tidak diterbitkan. Surakarta: FT-UNS.

Pamungkas, Anugrah & Harianti,Erny. (2009). Gedung beton Bertulang Tahan

Gempa. Surabaya: ITS

Paz, Mario & Leigh, William. 2010. Struktural Dynamics. New York: Springer

Science+Business Media LLC

Setiawan, A. 2016. Persamaan Empiris Waktu Getar Alami Struktur Pelat Datar

Beton Bertulang Berdasarkan Hasil Analisis Vibrasi 3 Dimensi. Media Teknik

Sipil, Vol 13 No 2.

Standar Nasional Indonesia 1726. 2019. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa

Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Jakarta: Badan Standarisasi

Nasional

Standar Nasional Indonesia 1727. 2020. Peraturan Pembebanan Minimum Untuk

Perancangan Bangunan Gedung dan Struktur Lain. Jakarta: Badan Standarisasi

Nasional

Standar Nasional Indonesia 2847. 2019. Persyaratan beton Struktural Untuk

Pembangunan Gedung dan Penjelasan Tata Cara Perhitungan Struktur beton

Untuk Bangunan Gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional


Refbacks

  • There are currently no refbacks.