Analisis Pengaruh Air Lerak dan Pecahan Keramik Sebagai Substitusi Agregat Kasar Terhadap Kuat Tekan Beton Ringan

Aditya Dandy Firatama, Yuni Rokhmawati, Ipung Wisnu Triono, Mochammad Yudha Nur Fawaid

Abstract


Beton merupakan material konstruksi yang terus berkembang secara signifikan hingga saat ini, namun memiliki kelemahan utama berupa nilai berat jenis yang tinggi, sehingga beban mati yang ditimbulkan pada suatu struktur menjadi sangat besar. Berdasarkan SNI 03-2847-2002, beton ringan tergolong beton yang berat satuan ≤ 1900 kg/m3. Mix design menggunakan Metode berdasarkan ACI 211.4R-93 terkait tata cara rencana pembuatan campuran beton ringan. Benda uji berjumlah 16 dengan umur pengujian 7 hari dan 28 hari berbentuk silinder Ø15 cm dan tinggi 30 cm. Beton ringan inovasi menggunakan agregat kasar substitusi 100% dengan limbah pecahan keramik dan air substitusi 100% dengan menggunakan air lerak. Beton ringan normal pada umur 28 hari memiliki nilai kuat tekan rata-rata tertinggi, yaitu sebesar 17,56 MPa dan beton ringan inovasi sebesar 11,28 MPa. Pernggunaan limbah pecahan keramik dan air lerak ini dapat menghemat biaya sebesar 18,4% dari biaya pembuatan beton ringan normal.

Full Text:

PDF

References


ACI 211.4R-93, ‘Guide For Selecting ProportionsFor High Strength Concrete Using Portland Cement And Fly

Ash’, Reported by ACIS Committee 211.

Christina, S., Kristanto, D., Hafisuddin, F., & Olivia, M. (2022). Ketahanan Mortar Ringan Campuran Gula

Aren dan Ragi pada Suhu Tinggi: Narrative Review. Rekayasa Sipil, 16(3), 148–155.

https://doi.org/10.21776/ub.rekayasasipil.2022.016.03.1

Damayanti, R. (2022). Pengaruh Campuran Styrofoam Terhadap Kuat Tekan Beton Ringan Dengan

Tambahan Superplasticizer. Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil, 15(2), 71–76.

https://doi.org/10.23917/dts.v15i2.18736

Darmiyanti, L., Indriasari, & Tambunan, S. H. (2022). Analisis Kuat Tekan Beton Menggunakan Limbah

Keramik Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Kasar. Jurnal Sipil Krisna, 8(1), 11–20.

https://doi.org/10.61488/sipilkrisna.v8i1.157

Fauzi, M., Puspita, N., & Julio, R. R. (2022). Pengaruh Penambahan Kaolin Sebagai Bahan Subtitusi Parsial

Semen Pada Beton Ringan. Jurnal Ilmiah Tekno Global, 11(2), 45–50.

https://doi.org/10.36982/jtg.v11i2.2802

Febryandi, F., Devi, D. S., Julio, R. R., & Cristine, A. (2022). Analisis Pengaruh Penambahan Kaolin Sebagai

Subtitusi Semen Terhadap Kuat Tekan Beton Ringan. Jurnal Tekno Global UIGM Fakultas Teknik,

(1), 25–29. https://doi.org/10.36982/jtg.v11i1.2804

Firatama, A. D., & Aziz, H. A. A. (2024). Hasil Eksperimen Pengujian Kuat Tekan Kembali dan Curing Oven

dengan Cangkang Kerang Darah Sebagai Substitusi Pasir. Prosiding National Seminar and Call for

Paper Civil Dasy 2024, 4, 24–33.

Firatama, A. D., Qomariah, & Sugiharti. (2020). Analisis Pemanfaatan Cangkang Kerang Sebagai Subtitusi

Pasir Terhadap Kuat Tekan Dan Daya Serap Beton Normal. Jurnal Online Skripsi Manajemen

Rekayasa Konstruksi, 1(2), 12–18. https://doi.org/10.55404/jos-mrk.2020.01.02.8-11

Firda, A., Permatasari, R., & Fuad, I. S. (2021). Pemanfaatan Limbah Batubara (Fly Ash) Sebagai Material

Pengganti Agregat Kasar Pada Pembuatan Beton Ringan. Jurnal Deformasi, 6(1), 1–8.

https://doi.org/10.31851/deformasi.v6i1.5423

Firdaus, M. S., Abdi, F. N., Sharly, T., & Arifin, P. (2022). Pengaruh Penambahan Foam Agent Terhadap Kuat Tekanbeton Ringan Struktural Agregat Batu Apung. Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan

Dan Teknologi, 6(2), 87–93. https://doi.org/10.30872/ts.v6i2.9423

Firmansyah, A. A., Ariawan, P., Darmayasa, I. G. N. P., & Agus, A. (2023). Pemanfaatan Limbah Keramik

Sebagai Bahan Alternatif Campuran Agregat Kasar Pada Beton. Reinforcement Review in Civil

Engineering Studies and Management, 2(2), 74–86.

https://doi.org/10.38043/reinforcement.v2i2.4689

Firmansyah, F., Itteridi, V., & Taswin, M. (2021). Pengaruh Penggunaan Foam Agent Terhadap

Karakteristik Beton Ringan. Jurnal Ilmiah Bering’s, 08(01), 7–9.

https://ejournal.lppmsttpagaralam.ac.id/index.php/berings

Gobel, F. M. V. (2019). Nilai Kuat Tekan Beton Pada Slump Beton Tertentu. RADIAL – Jurnal Peradaban

Sains, Rekayasa Dan Teknologi, 5(1), 22–33.

Haniuddin, I., Qomariah, & Suryanto, S. (2021). Iyz Haniuddin (2021). Jurnal Online Skripsi Manajemen

Rekayasa Konstruksi, 2(2), 1–6.

Ilyas, Y. A., Yanti, G., & Putri, L. D. (2022). Studi Beton Geopolimer Dengan Bahan Dasar Fly Ash Terhadap

Kuat Tekan Beton. Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil (JRKMS), 5(2), 83–92.

https://doi.org/10.54367/jrkms.v5i2.2096

Karimah, R., & Rusdianto, Y. (2021). Pemanfaatan Limbah Keramik Sebagai Agregat Halus Pada Beton

Ramah Lingkungan. Jurnal Media Teknik Sipil, 19(1), 17–23.

https://doi.org/10.22219/jmts.v19i1.15386

Lubis, M., Suryani, A., Kartika, I. A., & Hambali, E. (2019). Pemanfaatan Foaming Agent Dari Minyak Sawit

Pada Beton Ringan. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 29(3), 308–316.

https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2019.29.3.307

Miswar, K. (2020). Pemanfaatan Batu Apung Sebagai Material Beton Ringan. PORTAL Jurnal Teknik Sipil,

(1), 25–32.

Mulyati, M., & Arkis, Z. (2020). Pengaruh Metode Perawatan Beton Terhadap Kuat Tekan Beton Normal.

Jurnal Teknik Sipil ITP, 7(2), 78–84. https://doi.org/10.21063/jts.2020.v702.05

Mulyono, T. 2005. Teknologi Beton. Andi. Yogyakarta.

Pangestu, M. A. (2025). Pengaruh Substitusi Agregat Kasar Dengan Limbah Keramik Terhadap Kuat

Tekan dan Tarik Beton. In Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia.

R. Wawan, S., Zuraidah, S., & Hartono, B. (2024). Penggunaan Limbah Keramik Sebagai Substitusi Agregat

Kasar Ditinjau Terhadap Kuat Tekan Beton. CONCRETE: Construction and Civil Integration

Technology, 02(2), 132–137.

Sutama, A., & Oemiati, N. (2022). Studi Mikrostruktur Beton Ringan Geopolimer Dengan Scanning

Electron Microscope (SEM) dan X-Ray Diffraction (XRD). Jurnal Deformasi, 7(2), 145–160.

Wardani, D. G. L., Sugiarto, A., & Qomariah. (2023). Pengaruh Penggunaan Limbah Genteng Sebagai

Pengganti Agregat Kasar Pada Campuran Beton Terhadap Kuat Tekan Beton. Jurnal Online Skripsi

Manajemen Rekayasa Konstruksi, 4(1), 211–215.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.