MENGUBAH GULMA MENJADI ENERGI: CHARGING STATION HIJAU BERBASIS ECENG GONDOK TERINTEGRASI TEKNOLOGI HYBRID CEM CARBON CAPTURE UNTUK TRANSISI ENERGI NASIONAL

Anjar Maulana Afriansah

Abstract


Permintaan listrik di Indonesia terus meningkat seiring percepatan transisi pemerintah menuju penggunaan kendaraan listrik (EV). Namun, ketergantungan terhadap pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil masih menjadi tantangan besar dalam upaya pengurangan emisi gas rumah kaca. Studi ini mengembangkan Stasiun Pengisian Cerdas (S-Charge) inovatif yang memanfaatkan teknologi Sel Bahan Bakar Tanaman-Mikroba (P-MFC) dengan eceng gondok (Eichhornia crassipes) sebagai sumber energi terbarukan. Sistem S-Charge mengintegrasikan tiga komponen utama, yaitu (1) modul P-MFC yang memanfaatkan aktivitas mikroba selulolitik pada akar eceng gondok untuk menghasilkan listrik, (2) sistem penangkapan karbon Membran Pertukaran Kation (CEM) yang mampu mengurangi emisi CO₂ sebesar 85–90%, dan (3) unit pengomposan organik untuk pengolahan limbah padat. Hasil eksperimen menunjukkan kemampuan sistem menghasilkan listrik sebesar 153,75 kWh dengan efisiensi konversi energi mencapai 90%, sekaligus mendukung prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah secara optimal. Dengan pendekatan metode campuran, penelitian ini menggabungkan analisis kuantitatif parameter teknis dan studi literatur untuk mengevaluasi dampak lingkungan. Temuan menunjukkan bahwa MECS tidak hanya memberikan solusi energi bersih bagi infrastruktur kendaraan listrik, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya Tujuan 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) serta Tujuan 13 (Aksi Iklim). Dengan efisiensi tinggi dan dampak lingkungan yang minimal, teknologi ini memiliki potensi besar untuk diimplementasikan secara luas sebagai alternatif energi terbarukan di Indonesia.
Kata kunci: CEM Carbon Capture, Eceng Gondok, Energi Terbarukan, Kendaraan Listrik.

Full Text:

PDF

References


Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. 2018. Perspektif, Potensi dan Cadangan Energi

Indonesia. Jakarta (ID) : Kepala BPPT

Fan, Jonni et al., 2017. Membranes for Clean and Renewable Power Applications. International

Journal of Academic Research in Progressive Education and Development. 1(1) : 363-374.

Fevre, C. L. 2014. The Prospects forNatural Gas as a Transportation Fuel in Europe.

England: University Of Oxford.

Kim, Huang., Li, Huang. 2017. Membrane and separators for Microbial Power Cell. International

Journal of Academic Research in Progressive Education and Development. 1(1) : 363-374

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. 2020. Kajian Penyediaan Dan Pemanfaatan Migas,

Batubara, EBT Dan Listrik. Jakarta (ID) :

Kementerian ESDM Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1 Tahun 2013

Tentang pengendalian BBM bersubsidi. Jakarta

Lissens,Het al., 2018. MFC:Novel Anaerobic Biotechnology for Energy Generation from Wastewater.

Anaerobic Biotechnology for Bioenergy Production (pp. 221– 246).

Novelendah, L. et al. 2018. Electrical Potential And Phosphate Degradation Using Plant Microbial Fuel

Cell Technology With Water Hyacinth Plant Media. Journal Biologica. Vol. 2(2): 87-94.

Nurulita, I. et al. 2020. Production of Renewable Electrical Energy from Wetland Plant-Based

Microbial Fuel Cells (PMFC) for Indonesian Coastal Areas. Journal Renewable Energy. Vol. 5(1):

PT KAI. 2017. Kereta Api Tawang Jaya. https://id.wikipedia.org/wiki

/Kereta_api_Tawang_Jaya. 12 Januari 2020 (16:00)

PT PERTAMINA. 2020. Daftar Harga BBK Tmt 05 Januari 2020.

https://www.pertamina.com/id/news-room/announcement/daftar-harga-bb k- tmt-05-

januari-2020. 12 Januari 2020 (19:00)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.