PERUBAHAN SIFAT FISIK DAN DAYA DUKUNG TANAH DI JALAN BRIGJEN MOH. MANAN YANG DISTABILISASI DENGAN SERBUK MARMER

Aprilla Pratiwi Mulyawati, Eko Setyawan

Abstract


Tanah di Jalan Brigjen Moh. Manan, Kota Batu mengalami kerusakan berupa retakan dan amblas. Hasil uji pendahuluan menunjukkan bahwa tanah memiliki nilai IP sebesar 26,02%, yang menurut sistem klasifikasi AASHTO tergolong tanah berbutir halus kategori A-7-6 (12) dan dinilai kurang baik sebagai tanah dasar. Berdasarkan sistem USCS, tanah ini termasuk lempung berplastisitas tinggi (CH), sehingga perlu dilakukan perbaikan dengan metode stabilisasi kimiawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sifat fisik dan daya dukung tanah setelah distabilisasi menggunakan serbuk marmer. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksperimental dengan pengujian batas cair, batas plastis, pemadatan, dan uji CBR laboratorium (unsoaked). Campuran serbuk marmer ditambahkan ke dalam tanah asli dengan variasi 17,5%, 20%, dan 22,5%, kemudian diperam selama 24 jam sebelum diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serbuk marmer dapat menurunkan nilai indeks plastisitas dari 26,02% menjadi 12,56% pada kadar 20%, serta meningkatkan daya dukung tanah dari 6,50 kg/cm² menjadi 7,73 kg/cm² pada kadar serbuk marmer yang sama. Kata kunci: sifat fisik tanah, daya dukung tanah, serbuk marmer

Full Text:

PDF

References


Abdelkader, H. A. M., Hussein, M. M. A., & Ye, H. (2021). Influence of Waste

Marble Dust on the Improvement of Expansive Clay Soils. Advances in Civil

Engineering, 2021(ii). DOI:10.1155/2021/3192122.

Aditya, C., Irawan, D., Jurusan, D., Sipil, T., Teknik, F., Widyagama, U., Jurusan,

D., Industri, T., Teknik, F., & Widyagama, U. (2018). Pasir dari limbah

marmer sebagai bahan stabilisasi pada tanah ekspansif. 2018, 95–102.

Badan Standardisasi Nasional. (2008a). Cara Uji Kepadatan Ringan untuk Tanah.

Badan Standarisasi Nasional, 1–20.

Badan Standardisasi Nasional. (2008b). Cara Uji Penentuan Batas Cair Tanah.

Badan Standarisasi Nasional, 1–15.

Badan Standardisasi Nasional. (2008c). Cara Uji Penentuan Batas Plastis dan

Indeks Plastisitas Tanah. 1–15.

Badan Standardisasi Nasional. (2012). Metode Uji CBR Laboratorium. Badan

Standardisasi Nasional, 1–28. www.bsn.go.id.

Buana, F. S., Sarie, F., & Gandi, S. (2022). Analisis Nilai Kenaikan CBR Tanah

Dasar dengan Penambahan Kerikil. Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik

Sipil, 4(2), 66. DOI:10.31602/jk.v4i2.6410.

Ciputra, William. (2022). Lima Daerah Penghasil Marmer di Indonesia,

Tulungagung dan Magelang Terkenal hingga Mancanegara, (Online),

(https://regional.kompas.com/read/2022/02/17/183825578/5), diakses 14 Mei

Darwis. (2017). Dasar-Dasar Teknik Perbaikan Tanah.Yogyakarta:Pustaka AQ.

Das, B. M. (1995). Mekanika Tanah (Prinsip-prinsip Rekayasa Geoteknik.

Jakarta:Penerbit Erlangga.

Departemen Pekerjaan Umum Bina Marga. (1987). Petunjuk Perencanaan Tebal

Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen. Yayasan

Badan Penerbit PU, 73(02), 1–41.

Gazali, A., Purnamasari, E., Edi, A., Arsyad, M., & Banjari, A. (2023). Pengaruh

Penambahan Kapur Tohor dan Matos terhadap Nilai CBR Laboratorium

dalam Stabilisasi Tanah Lempung Kecamatan Bati Bati Kabupaten Tanah

Laut. 6(2), 1–6. DOI:10.20527/bpi.v6i2.197

Hardiyatmo, H. C. (2002). Mekanika Tanah I, Edisi 3. Yogyakarta:Gadjah Mada

University Press.

Hardiyatmo, H. C. (2010). Mekanika Tanah I, Edisi 3. Yogyakarta:Gadjah Mada

University Press.

Indriyanti, I., & Kasmawati, K. (2018). Uji Eksperimental Stabilisasi Tanah

Lempung Dengan Ampas Batu Gamping Industri Marmer. Teknik Hidro,

(2), 14–25. DOI:10.26618/th.v11i2.2443

Kusuma, R. I., Mina, E., Fathonah, W., Ga, M. W., & Fajarwati, Y. (2022).

Stabilisasi Tanah Dengan Penambahan Arang Kayu Terhadap Nilai Daya

Dukung CBR. 18(1).

Marcal, P. J., Sudjianto, A. T., Aditya, C., Sipil, J. T., Teknik, F., Malang, U. W.,

Ekspansif, T. L., & Marmer, L. I. (2022). Stabilisasi Swelling Tiga Dimensi

(3D) Tanah Lempung Ekspansif dengan Limbah Industri Kerajinan Marmer.

(1), 1–10. DOI:10.31328/bouwplank.v2i1.234

Nursamiah, Pasmar, D., Fattah, & Abadi, F. A. (2022). Stabilisasi Tanah Lempung

dengan Limbah Marmer sebagai Material Tanah Dasar (Subgrade). 7, 13–17.

https://jurnal.poliupg.ac.id/index.php/snp2m/article/view/3948/3365

Panjaitan, K. M., Sarifah, J., & Nusa, A. B. (2024). Analisis Daya Dukung Tanah

Dasar Menggunakam Alat DCP Proyek Pembangunan Jalan Tol Tebing

Tinggi – Indrapura. 10(1). http://jurnal.utu.ac.id/jmekanova/article/view/8827

PUPR. (2018). Bina Marga. Direktorat Jendral Bina Marga, Revisi 3, 1–6.

Putra, M. D. H., Zaika, Y., & Rachmansyah, A. (2017). Pengaruh Perbaikan Tanah

Lempung Ekspansif dengan Metode Deep Soil Mixing pada Berbagai Kadar

Air Lapangan Tanah Asli Terhadap Nilai CBR. JOM Jurusan Teknik Sipil UB,

(1), 230–241.

Setyono, E., & Gumilang, A. M. (2018). Pengaruh Penggunaan Bahan Serbuk

Marmer pada Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif (Kasus Tanah Lempung

Ekspansif di Daerah Citra Land Surabaya) The Effect of Using Marble

Powder in Stability of Expansive Clay (Study Case of Expansive Clay in Citra

Land). 16, 99–107.

Siregar, D., & Andajani, N. (2017). Pengaruh Penambahan Limbah Marmer

Terhadap Potensial Swelling pada Tanah Lempung Ekspansif di Daerah

Driyorejo. 3(3), 2252–5009. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/rekayasateknik-sipil/article/view/20526.

Syarif, I. S. (2021). Jalan Brigjen Moh. Manan di Kota Batu Retak dan Ambles.

(Online), (https://www.suarasurabaya.net/2021/jalan-brigjen-moh-manan-dibatu-retak-dan-ambles/), diakses 29 Februari 2024.

Waruwu, A., Celline, F., Sinaga, R., & Gandawijaya, D.G. (2024). Kajian Daya

Dukung Tanah Lempung Distabilisasi dengan Abu Marmer. In Jurnal Saintis

(Vol. 24, Issue 01, pp. 11-20). DOI:10.25299/saintis.2024.vol24(01).12710


Refbacks

  • There are currently no refbacks.