STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN FLY ASH TERHADAP PERUBAHAN NILAI INDEKS PLASTISITAS DAN NILAI DAYA DUKUNG TANAH DI DESA TAMANSARI KECAMATAN DRINGU KABUPATEN PROBOLINGGO

Lyric Nabila Vantiaka, Eko Setyawan

Abstract


Kondisi tanah yang kurang baik dapat diakibatkan oleh nilai indeks plastisitas yang tinggi dan kembang susut yang besar. Berdasarkan hasil uji pendahuluan terhadap tanah pada Desa Tamansari Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo diketahui nilai indeks plastisitas sebesar 39,31%, lebih dari 17% dan tergolong dalam kategori tinggi (Hardiyatmo, 2002). Maka diperlukan upaya perbaikan tanah yaitu dengan cara stabilisasi tanah. Pada penelitian ini, stabilisasi tanah menggunakan fly ash tipe C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan nilai indeks plastisitas dan nilai daya dukung tanah di Desa Tamansari setelah distabilisasi dengan fly ash tipe C. Sampel penelitian ini berasal dari Desa Tamansari yang diambil pada satu titik lokasi dengan kedalaman 0,5–1 meter. Pada penelitian ini digunakan kadar fly ash tipe C sebesar 5,5%, 6,5%, 7,5%, dan 8,5% dengan masa pemeraman selama 14 hari. Perubahan IP diperoleh dari perhitungan uji LL dan PL, sedangkan perubahan DDT diperoleh dari konversi hasil uji CBR laboratorium unsoaked. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan nilai indeks plastisitas dan nilai daya dukung tanah akibat penambahan fly ash. Nilai indeks plastisitas pada tanah asli sebesar 31,39% mengalami penurunan pada penambahan fly ash 8,5% menjadi 19,21%. Namun nilai indeks plastisitas masih tergolong sangat tinggi. Nilai daya dukung tanah pada tanah asli sebesar 6,30 kg/cm² mengalami kenaikan optimum pada penambahan fly ash 7,5% menjadi 7,13 kg/cm². Kata kunci: Indeks Plastisitas, Daya Dukung Tanah, Fly ash.

Full Text:

PDF

References


Ahmad, S., Shah Alam Ghazi, M., Syed, M., & Al-Osta, M. A. 2024. Utilization of fly

ash with and without secondary additives for stabilizing expansive soils: A review.

Results in Engineering, 22(January). Dari

https://doi.org/10.1016/j.rineng.2024.102079

Ardiansyah, A., Tunas, U., Surakarta, P., Surakarta, K., Tengah, J., Tanah, S., Ash, F.,

& Ratio, C. B. 2022. Ekspansif Yang Di Stabilisasi Menggunakan Fly-Ash. 1–11.

Fakriyan, M., Poerwanto, J.A., & Rataningsih, D. 2022. Analisis Kerusakan Perkerasan

Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) Pada Jalan Raya Dringu

Kabupaten Probolinggo. Jurnal Online Skripsi. 3(3). 292–299.

Fitriyana, L., & Satrio, E. M. 2022. Pengaruh penambahan Fly Ash sebagai bahan

stabilisasi Tanah Lempung terhadap daya dukung pondasi dangkal. Pondasi, 27(2),

Dari https://doi.org/10.30659/pondasi.v27i2.28387

Ibrahim. 2014. Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Bahan Aditif Fly Ash Sebagai

Lapisan Pondasi Dasar Jalan (Subgrade). Jurnal Teknik Sipil Pilar, 10(1), 1–

Mala, H. W., Wibowo, A., Handayani, K. D., Wiyono, A., & Santoso, E. H. 2018.

Analisis Penambahan Fly Ash Terhadap Daya Dukung Pondasi Dangkal Pada

Tanah Lempung Ekspansif. Jurnal Rekayasa Teknik Sipil, 1(1), 186–194.

Sulistiyowati, T. 2023. Kompresibilitas Lempung Ekspansif Yang Distabilisasi

denagn Fly Ash Akibat Siklus Pembasahan Pengeringan Berulang. Jurnal

Konstruksi. 21(1). 137–147.

Utami, E. T., Tambunan, H. F., & Uli Simanjuntak, I. R. 2021. Stabilisasi Tanah

Lempung Menggunakan Abu Terbang (Fly Ash) Sebagai Upaya Peningkatan Daya

Dukung Tanah Dasar (Studi Kasus : Karang Anyar, Lampung Selatan). Fondasi :

Jurnal Teknik Sipil, 10(1), 17. Dari https://doi.org/10.36055/fondasi.v10i1.10610

Wahyuni, N., Putra, A. D., & Syah, A. 2021. Kinerja Fly Ash terhadap Stabilisasi Tanah

Lunak sebagai Material Perbaikan Tanah Dasar (Subgrade). Jurnal Rekayasa Sipil

Dan Desain, 9(3), 547–558


Refbacks

  • There are currently no refbacks.