Prevalensi dan Karakteristik Mutasi EGFR Adenocarcinoma Paru RSPAW Salatiga Periode Maret 2023-Maret 2024

Dhea Amalia Putri Diva, Djamila Zakaria, Muh Ade Artasasta

Abstract


Kanker paru adalah salah satu jenis kanker paling umum dan mematikan di dunia. Adenokarsinoma paru, subtipe kanker paru bukan sel kecil yang paling sering terjadi, sangat dipengaruhi oleh mutasi pada gen EGFR. Mutasi pada EGFR berperan penting dalam perkembangan dan respons terapi kanker. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prevalensi dan karakteristik mutasi EGFR pada pasien adenokarsinoma paru di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga. Data dikumpulkan dari pasien yang dirawat di rumah sakit selama periode Maret 2023 hingga Maret 2024. Analisis dilakukan terhadap 184 kasus adenokarsinoma paru, dengan prevalensi mutasi EGFR mencapai 46,84%. Mutasi paling umum adalah delesi pada exon 19 (23,68%) dan mutasi L858R pada exon 21 (13,15%). Mutasi lebih banyak ditemukan pada pasien laki-laki (58,69%) dengan rentang usia 60-69 tahun (33,69%). Tumor paling sering ditemukan di paru kanan (66,84%). Studi ini menunjukkan bahwa mutasi EGFR memiliki prevalensi tinggi pada pasien adenokarsinoma paru di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga. Informasi tentang jenis dan karakteristik mutasi EGFR sangat penting untuk mengembangkan kebijakan kesehatan yang lebih efektif dan strategi terapi yang lebih tepat sasaran.

References


France. Global Cancer Observatory: International Agency for Research on Cancer. Lyon, ‘Cancer Today’.

S. N. Ahyati, I. Kustiyah Oktaviyanti, and I. Yuliana, ‘HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN RIWAYAT MEROKOK DENGAN MUTASI GEN EGFR KANKER PARU TIPE ADENOKARSINOMA’.

B. C. Bade and C. S. Dela Cruz, ‘Lung Cancer 2020’, Clin Chest Med, vol. 41, no. 1, pp. 1–24, Mar. 2020, doi: 10.1016/j.ccm.2019.10.001.

A. H. Krist et al., ‘Screening for Lung Cancer’, JAMA, vol. 325, no. 10, p. 962, Mar. 2021, doi: 10.1001/jama.2021.1117.

R. Y. Robot, M. F. Durry, and C. F. Kairupan, ‘Morfologi, Patogenesis, dan Imunoterapi

Kanker Paru Tipe Adenokarsinoma’, Medical Scope Journal, vol. 3, no. 1, p. 74, May 2021, doi: 10.35790/msj.v3i1.33544.

H. Chang, J. M. Dreyfuss, and M. F. Ramoni, ‘A transcriptional network signature characterizes lung cancer subtypes’, Cancer, vol. 117, no. 2, pp. 353–360, Jan. 2011, doi: 10.1002/cncr.25592.

WULANDARI LAKSMI, ). Terapi Personal sebagai Upaya Terobosan dalam Pengobatan Kanker Paru. Surabaya: Airlangga University Press, 2022.

T. Pustaka et al., ‘Next-Generation Sequencing pada Kanker Paru Next-Generation Sequencing in Lung Cancer’, et al eJKI, vol. 8, no. 2, 2020, doi: 10.23886/ejki.8.11579.

A. R. Li et al., ‘EGFR Mutations in Lung Adenocarcinomas’, The Journal of Molecular Diagnostics, vol. 10, no. 3, pp. 242–248, May 2008, doi: 10.2353/jmoldx.2008.070178.

W.-H. Hsu, J. C.-H. Yang, T. S. Mok, and H. H. Loong, ‘Overview of current systemic management of EGFR-mutant NSCLC’, Annals of Oncology, vol. 29, pp. i3–i9, Jan. 2018, doi: 10.1093/annonc/mdx702.

B. W. Carter, B. S. Glisson, M. T. Truong, and J. J. Erasmus, ‘Small Cell Lung Carcinoma: Staging, Imaging, and Treatment Considerations’, RadioGraphics, vol. 34, no. 6, pp. 1707–1721, Oct. 2014, doi: 10.1148/rg.346140178.

Z. W. Jin, S. Hayashi, G. Murakami, J. Wilting, J. F. Rodríguez‐Vázquez, and S. Abe, ‘Left/right difference in the course and division of the pulmonary arterial branches in the lung upper lobe: A study using human embryos and early fetuses’, J Anat, vol. 237, no. 5, pp. 854–860, Nov. 2020, doi: 10.1111/joa.13264.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.