Prinsip-Prinsip Pengelolaan Program PNF yang Efektif

Erna Lutfiani Putri, Jaduk Dananjaya, Maulana Ishaq, Naninda Fitriani, Nila Izzul Muna, Silvia Candra Nuraini, Sucipto Sucipto

Abstract


Sesuatu yang terpenting didalam sebuah lembaga maupun organisasi adalah prinsip pengelolaannya. Dengan adanya sebuah prinsip maka segala pengelolaan dalam lembaga maupun organisasi akan terlaksana dengan efektif dan efisien. Prinsip pengelolaan sangat berlaku pada lembaga pendidikan maupun organisasi pendidikan. Didalam lembaga maupun organisasi pendidikan, semua progam akan terlaksana dan berjalan dengan baik jika pelaksanaannya sesuai dengan prinsip yang ditentukan. Prinsip-prinsip pengelolaan yang pelaksanaannya secara efesiensi dapat meningkatkan produktifitas pendidikan yang pada akhirnya menjadi sebuah lembaga yang berkualitas. Prinsip pengelolaan dalam melaksanakan sebuah progam bukanlah sebuah pedoman melainkan alat untuk memanajemen dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Prinsip pengelolaan tersebut bisa juga diterapkan di pendidikan non formal yang nantinya dapat meningkatkan tujuan pendidikan non formal untuk masyarakat

Full Text:

PDF

References


Boudreau, M. (1997). Manajemen Sumber Daya Manusia. London: Irwin

Becket dan Brookes, 2008, Praktek Manajemen Mutu di Pendidikan Tinggi di Jurnal

Perhotelan, 7 (1), 50-54.

Benazir C. I. 2019. Pengurus Program PLS. https://www.academia.edu. Masuk ke 4April

Layanan Pendidikan. 2003.

DH.I, 2012, Kinerja Pendidikan Kesetaraan sebagai Jenis Pendidikan Non Formal,Jurnal

Sekolah dan Budaya, 18 (1), 65-84

Fatah Nanang, 2004. Pendirian Manajemen Pengajaran. PT. Remaja

Rosdakarya

Handoko Hani, 2003. Dewan. BPFEE Yogyakarta

Harris dan Spillane, 2008. Inisiatif yang diedarkan Through the Looking Glass, 22 (1), 31-

Hasibuan, Malayu, S.P. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Literasi Bumi

Hidayat, 2016. Prosedur pembelajaran partisipatif dalam meningkatkan hasil non instruktif

resmi. Diary of Nonformal Education, 2 (1)

Hiryanto. 2009. Memperluas Efektivitas Pendidikan Nonformal dalam Pembangunan

Kualitas Manusia. Yogyakarta: staffnew.uny.ac.id

Jalaluddin. (2011). Filsafat Pendidikan Islam: Analisis Sejarah dan Pemikiran. Jakarta:

Kalam Mulia.

Mardapi, Djemari. (2008). Metode Penyusunan Instrumen Tes dan Non Tes. Yogyakarta:

Mitra Peneliti.

Miradji dan Sumarno, 20014. Penguatan Orang Miskin, Melalui Proses Pendidikan Tidak

resmi. Diary of Community Empowerment, (1), 101-112.

Norton, Michael. 2002. Raising Funds: A Guide to Non-Governmental Organizations

juga, Organisasi Sukarela di Negara-negara Selatan. Jakarta: Yayasan Obor

Indonesia.

Nuh, Mohammad. 2013. Menanam Pencipta Peradaban. Jakarta: Penerbit Zaman

Pamungkas A. H. Dkk. 2018. PKBM dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan

Kesejahteraan Hidup Area Lokal sesuai Target SDG. Buku Harian Pendidikan

Eksternal Sekolah. 6 (3).

Pemerintahan Republik Indonesia. 2003. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang

Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta

Raharjo, T. J., Suminar, T., dan Muarifuddin, M. (2016). Pekerjaan fokus tindakan

pembelajaran daerah lokal dalam menaklukkan kemelaratan melalui pendidikan

non- formal di Jawa Pusat. Diary of Nonformal Education, 2 (1).

Rashad, A. (2009). Elemen yang Mempengaruhi Efektivitas Pelatihan Pamong Belajar di

Pusat Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda (BPPLS) Regional

IV Surabaya. Program makalah dan proposisi Pascasarjana UM.

Rizka, M. A., dan Hardiansyah, R. (2017). Mengumpulkan Analisis Strategi janji di

Pelaksanaan Program Pendidikan Nonformal di Pusat Kegiatan Belajar Orang

yang Hidup. Diary of Nonformal Education, 3 (2), 158-163.

Sadid A. 2009. Meningkatkan Kualitas Program PNF dan PTK-PNF di Era Otonomi

Daerah (Analisis kontekstual pada UPTD SKB Sumbawa). VISI Jurnal Ilmiah

PTK-PNF. 4 (1).

Sasmedi, Darwis. (2008). Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di Unit

Sekolah. Didapat dari http: /www.lpmpsulsel.net/v2/file. php? optionswara dan

It, 12 Juli 2012.

Sudjana, 2010. Pendidikan Non Formal. Bandung: Produksi Falah.

Suparjan, Hempri. (2003). Perbaikan area lokal, (dari kemajuan menjadi penguatan).

Yogyakarta: Aditya Media.

Suryono Yoyon, Entoh Tohani. 2016. Inovasi Pendidikan Non Formal. Yogyakarta:

Sarjana Graha.

Susanti, S. (2014). Tingkatkan hak istimewa untuk sekolah non-formal yang sedang

dikembangkan sifat SDM. Jurnal Handayani Pgsd FipUnimed, 1 (2).

Suti, M. (2011). Sistem peningkatan kualitas dalam periode kemerdekaan instruktif. Buku

harian Medtek, 3 (2), 1-6.

Suyatni. 2015. Pelaksana Program Pendidikan Anak Usia Dini di Playgroups. Pontianak:

Universitas Tanjungpura Pontianak.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Umum. Jakarta.

Widjajanti, Darwina. 2006. Mengumpulkan Ikrar Rencana Strategis. Jakarta:

PIRAMEDI


Refbacks

  • There are currently no refbacks.