Penerapan Model Hybrid Learning Pada Mata Kuliah Praktikum

Yofita Sandra Yofita Sandra, Z. Mawardi Effend Z. Mawardi Effend, Atmazaki Atmazaki

Abstract


Artikel ini memaparkan pentingnya penerapan model hybrid learning di perguruan tinggi terutama untuk mata kuliah praktikum dijadikan Rancangan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional. Ketika tidak cukup bila pembelajaran itu dilaksanakan hanya dengan cara daring, atau tatap muka saja, gabungan dari keduanya diperlukan sebagai akselerasi untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Pengetahuan dan keterampilan yang dilatihkan dalam mata kuliah praktikum akan lebih bermanfaat dan bermakna bila produk atau jasa yang dihasilkan dapat mengakomodasi peserta didik untuk menguasai kompetensi dasar dan kompetensi holistik terintegrasi.

Kata kunci: RUU, pendidikan nasional, mata kuliah praktikum, hybrid learning


Full Text:

PDF

References


Badan Standar Nasional Pendidikan,. (2020). Arah Kompetensi Generasi Indonesia Menuju 2045,” Jakarta: BSNP. Borg, W.R., & Gall, M. D. (1983). Education Research: an introduction,”London: Longman, Inc. E, “Friending' Vygotsky: A Social Constructivist Pedagogy of Knowledge Building Through Classroom Social Media Use. (2011). Journal lf Effective Teaching 14 (1): 33-50. https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1060440.pdf, 33-50. Creswell, John. (2011). Riset Pendidikan,” Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Riset Kualitatif & Kuantitatif, Edisi kelima, Yogyakarta: Pustaka Belajar. Foulger, T. S.-B. (2011). Studenst's Role in Exposing Growing Pains:Using the "Dean's Concerns" to Refine Hyrid Instruction,” International Journal of Teaching and Learning in Higher Education, 150-165. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Siaran Pers: Dorong Akselerasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas,” Pemerintah umumkan Keputusan Bersama Empat Menteri, Jakarta, 30 Maret. Salam, Sofyan, et.all. (2020 ). Pengetahuan Dasar Seni Rupa,” Makasar: Badan Penerbit UNM. Schrader, D. E. (2015). Constructivism and Learning in the Age of Social Media: Changing Minds and Learning Communities,” New Directions for Teaching and Learning, 23-35. Sahin, M. (2010). Blended learning in vocational education: An experimental study,” . International JL of Vocational Education, 2(6), 95-101. Zitter, I. a. (2012). Hybrid Learning Environtments: Merging Learning and Wok Processes to Facilitate Knowledge Integration and Transitions. Retrieved Jan 25, 2020, from OEDC Education Working Papers, No.81, OECD Publishing: http://dx.doi.org/10.1787/5k97785xwdvf-en. Z.M. Effendi. (2016). Efektifitas Blended Learning dalam Meningkatkan Akses Belajar di LPTK. Konaspi VIII, No.24, pp.1-5.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.