IMPLEMENTASI LEMBAR KERJA KONFLIK KOGNITIF UNTUK MENGURANGI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI ALJABAR

Erisca Lusy Rusdianti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis implementasi lembar kerja konflik kognitif untuk mengurangi miskonsepsi siswa pada materi aljabar. Penelitian ini menggunakan metode research and development. Terdapat 5 orang siswa yang terlibat dan diuji pada materi aljabar yaitu operasi fungsi komposisi. Data penelitian dianalisis secara kualitatif, yang dikumpulkan melalui wawancara dan observasi saat siswa mengerjakan lembar kerja. Para siswa diberikan pre-test untuk mengetahui konsep awal yang mereka miliki, kemudian diberikan sebuah wawancara yang berisi strategi konflik kognitif untuk menyelesaikan miskonsepsi mereka dan kemudian diberikan post-test. Ada dua soal yang diberikan terkait dengan materi operasi dalam fungsi komposisi. Secara umum, siswa melakukan perubahan konseptual melalui konflik kognitif seperti yang diharapkan dalam penelitian ini. Siswa dapat memperbaiki miskonsepsi yang terjadi. Lembar kerja berbasis konflik kognitif merupakan perangkat pembelajaran yang dibutuhkan siswa dalam mengurangi miskonsepsi aljabar terutama pada materi operasi fungsi komposisi. Lembar kerja konflik kognitif sudah dinyatakan valid, praktis dan efektif. Sehingga dapat diimplementasikan dalam pembelajaran matematika.

Kata Kunci: konflik kognitif, miskonsepsi, aljabar.


Full Text:

PDF

References


O. Helenius, A. Engström, T. Meaney, E. Norén, J. Sayers, and M. Österholm, Development of Mathematics Teaching: Design, Scale, Effects, no. 10. 2014.

Ramlan, “Pemanfaatan strategi konflik kognitif untuk menumbuhkembangkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran bangun ruang pada siswa kelas XA SMAN 1 Makassar,” Mapan J. Mat. dan Pembelajaran, vol. 2, pp. 75–85, 2014.

R. Y. Gazali, “Pengembangan bahan ajar matematika untuk siswa SMP berdasarkan teori belajar ausubel,” PYTHAGORAS J. Pendidik. Mat., vol. 11, no. 2, p. 182, 2016, doi: 10.21831/pg.v11i2.10644.

S. Firmasari and S. A. Pramuditya, “Desain Bahan Ajar Analisis Real dengan Taksonomi Solo Dilengkapi Soal-Soal Bentuk Superitem,” J. Elem., vol. 4, no. 1, p. 20, 2018, doi: 10.29408/jel.v4i1.502.

J. R. Star et al., “Motivational Strategies in the Teaching of Primary School,” An. Psicol., vol. 2, no. 2, pp. 369–376, 2013, doi: 10.6018/analesps.30.3.201231.

M. M. Mulungye, M. O’Connor, and S. Ndethiu, “Sources of Student Errors and Misconceptions in Algebra and Effectiveness of Classroom Practice Remediation in Machakos County--Kenya,” J. Educ. Pract., vol. 7, no. 10, pp. 31–33, 2016.

N. M. Nasir, Y. Hashim, S. F. H. A. Zabidi, R. J. Awang, and E. M. Zaihidee, “Preliminary study of student performance on algebraic concepts and differentiation,” World Appl. Sci. J., vol. 21, no. Special Issue3, pp. 162–167, 2013, doi: 10.5829/idosi.wasj.2013.21.am.21140.

J. L. Booth, K. E. Lange, K. R. Koedinger, and K. J. Newton, “Using Example Problems to Improve Student Learning in Algebra: Differentiating Between Correct and Incorrect Examples,” 2013.

A. O’Brien and M. Ní Ríordáin, “Examining difficulties in Initial Algebra : Prerequisite and Algebra Content Areas for Irish Post-Primary Students .,” 10th Congr. Eur. Res. Math. Educ. Dublin, vol. 2, 2017, [Online]. Available: http://hdl.handle.net/10468/4004.

D. Malihatuddarojah and R. C. I. Prahmana, “Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Permasalahan Operasi Bentuk Aljabar,” J. Pendidik. Mat., vol. 13, no. 1, pp. 1–8, 2019, doi: 10.22342/jpm.13.1.6668.1-8.

G. Lee, J. Kwon, S. S. Park, J. W. Kim, H. G. Kwon, and H. K. Park, “Development of an instrument for measuring cognitive conflict in secondary-level science classes,” J. Res. Sci. Teach., vol. 40, no. 6, pp. 585–603, 2003, doi: 10.1002/tea.10099.

K. A’yun, Suyono, S. Poedjiastoeti, and S. Z. Bin-Tahir, “Reduction of cognitive conflict and learning style impact towards student-teacher’s misconception load,” AIP Conf. Proc., vol. 1868, no. August, 2017, doi: 10.1063/1.4995103.

J. Osborne, “Third Misconceptions Seminar Proceedings (1993),” in The Proceedings of the Third International Seminar on Misconceptions and Educational Strategies in Science and Mathematics, 2010, no. 1993, pp. 1–23.

E. Pratiwi, T. Nusantara, S. Susiswo, M. Muksar, and S. Subanji, “Characteristics of students’ cognitive conflict in solving a problem based on information processing theory,” Int. J. Learn. Teach. Educ. Res., vol. 18, no. 2, pp. 76–88, 2019, doi: 10.26803/ijlter.18.2.6.

W. Susilawati, R. Karyadinata, and H. Sugilar, “Cognitive conflict strategy to the improvement of students’lateral mathematical thinking ability,” J. Phys. Conf. Ser., vol. 1175, no. 1, 2019, doi: 10.1088/1742-6596/1175/1/012174.

Irawati, C. M. Zubainur, and R. M. Ali, “Cognitive conflict strategy to minimize students’ misconception on the topic of addition of algebraic expression,” J. Phys. Conf. Ser., vol. 1088, 2018, doi: 10.1088/1742-6596/1088/1/012084.

T. Y. E. Siswono, Paradigma Penelitian Pendidikan Pengembangan Teori dan Aplikasi Pendidikan Matematika. Surabaya: PT. Remaja Rosdakarya., 2019.

I. P. Maharani and S. Subanji, “Scaffolding Based on Cognitive Conflict in Correcting the Students’ Algebra Errors,” Int. Electron. J. Math. Educ., vol. 13, no. 2, pp. 67–74, 2018, doi: 10.12973/iejme/2697.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.