KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH TRANSFORMASI FUNGSI KOMPLEKS DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN MYERS BRIGGS TYPE INDICATOR (MBTI)

Annesa Eka Norman, Sukoriyanto Sukoriyanto, Mochammad Hafiizh

Abstract


Kepribadian merupakan pakaian sesungguhnya manusia. Setiap orang memiliki keunikan tersendiri. Dalam dunia pendidikan tentunya setiap siswa memiliki keunikan tersendiri dalam berpikir menyelesaikan suatu masalah. Tanpa melupakan hal tersebut, maka dalam penelitian ini akan dikaitkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan tipe kepribadian MBTI menurut David Keirsey. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa dalam menyelesaikan masalah  ditinjau dari tipe kepribadian Myers Briggs Type Indicator (MBTI) menurut David Keirsey.Dengan adanya penelitian ini diharapkan nantinya dapat mengembangkan kemampuan berpikir/kerangka kerja yang berpusat pada tipe kepribadian siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif yang dilaksanakan pada mahasiswa program studi S1 Pendidikan Matematika Universitas Negeri Malang yang menempuh mata kuliah fungsi kompleks. Subjek penelitian adalah empat mahasiswa yang memiliki tipe kepribadian MBTI yang berbeda-beda dan setiap mahasiswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi yang dipilih berdasarkan hasil pekerjaan mengenai soal transformasi bilinear fungsi kompleks. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dari 4 tipe kepribadian (guardian, artisan, rasional, dan idealis) Myers Briggs Type Indicator (MBTI) tentang bagaimana kemampuan berpikir mahasiswa dalam aspek menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Peneliti menarik kesimpulan bahwa pada subjek tipe artisan kemampuan berpikir dalam aspek menganalisisnya baik sekali, sedangkan pada aspek evaluasi dan mencipta dalam kategori cukup baik. Pada subjek tipe guardian kemampuan berpikir dalam aspek menganalisis, evaluasi dan menciptanya termasuk kedalam kategori cukup baik. Selanjutnya subjek tipe idealis kemampuan berpikir dalam aspek menganalisisnya termasuk kategori baik sekali, kemampuan mengevaluasinya termasuk dalam kategori cukup baik dan kemampuan menciptanya kurang baik. Pada tipe kepribadian rasional tidak didesripsikan karena subjek yang diidentifikasi tidak memenuhi kriteria memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi. 

Kata kunci: Berpikir Tingkat Tinggi, Tipe Kepribadian. 


Full Text:

PDF

References


Suparman, dan D. N. Husen, “Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa melalui Penerapan Model Problem Based Learning,” Jurnal Bioedukasi, vol. 3 no. 2, Maret, 2015.

S. Wang, dan H. Wang. 2014. Teaching and Learning Higher Order Thinking. International Journal of Arts & Sciences, CD-ROM, 07 (02), 179-187. ISSN: 1944-6934.

K. A. Purbaningrum. 2017. Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SMP dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Belajar. JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika),10 (2), 40-49. doi: 10.30870/jppm.v10i2.

V. Wang, dan L. Farmer 2008. Adult teaching Methods in Chine and Bloom’s Taxonomy. ijSOTL: International Journal Scholarship of Teaching and Learning, 2 (2). doi: 10.20429/ijsotl.2008.020213.

L. W. Anderson dan D. R. Krathwohl. 2001. A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing. A revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives. Addison Wesley Longman, Inc.

Nurhayati, dan L. Angraeni. 2017.Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa (Higher Order Thinking) dalam Menyelesaikan Soal Konsep Optika melalui Model Problem Based Learning. JPPPF-Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, 3 (2). p-ISSN: 2461-0933, e-ISSN: 2461-1433.

Program International Student Assesment (PISA). 2018. “OECD. PISA 2018, Insights and Interpretations,” (Online), tersedia: https://www.oecd.org/pisa/PISA%202 018% 20Insights%20and%20Interpretations%20FINAL%20PDF.pdf.

N. Permatasari, Budiyono, dan I. Slamet. 2016. Proses Berpikir Siswa Kelas VII SMP Negeri 25 Surakarta dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian Extrovert-Introvert pada Materi Persamaan Garis Lurus. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 4 (3),314-327, ISSN: 2339-1685.

B. Elmarfia, dan R. S. Yohanes. 2020. Analisis Proses Berpikir Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Menggunakan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert. Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika (JIEM), 6 (2). ISSN: 997-2442-878.

I. B. Myers, and P. B. Myers. 1995. Gifts Differing: Understanding Personality Type. Montain View. California: Davies-Black Publishing.

M. J. D. Sunarto, I. K. Budayasa, dan D, Juniati. 2017. Profil Proses Berikir Mahasiswa Tipe Kepribadian Sensing dalam Pemecahan Masalah Logika Matematika. Cakrawala Pendidikan, th. XXXVI, 2. doi: 10.21831/cp.v36i2.13119.

D. Keirsey. 1984. Please Understand Me. California: Promotheus Nemis Book Company.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.