ANALISIS MISKONSEPSI SISWA SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA MATERI BARISAN DAN DERET BERDASARKAN CRI DAN SCAFFOLDINGNYA

Nur Roudlotul Jannah, Erry Hidayanto

Abstract


Berdasarkan data observasi di kelas XI MAN 1 Kota Malang menunjukkan bahwa beberapa siswa mengalami miskonsepsi pada saat menyelesaikan soal materi barisan dan deret. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian untuk menganalisis miskonsepsi dalam menyelesaikan soal matematika pada materi barisan dan deret beserta scaffoldingnya. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif.  Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 8 Maret 2021 di kelas XI MAN 1 Kota Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk miskonsepsi yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi barisan dan deret berdasarkan Certainty of Responsibility Index (CRI) dan mengetahui scaffolding untuk mengatasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa SMA kelas XI dalam mengerjakan soal matematika pada materi barisan dan deret. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa bentuk miskonsepsi yang dilakukan siswa dalam penelitian ini adalah miskonsepsi terjemahan, miskonsepsi hitung, miskonsepsi sistematik, miskonsepsi konsep, dan miskonsepsi strategi. Scaffolding yang diberikan pada siswa yang mengalami miskonsepsi akan berbeda, disesuaikan dengan bentuk miskonsepsi yang dialami siswa dan juga penyebab miskonsepsi siswa. Scaffolding yang digunakan pada penelitian ini adalah scaffolding level 2 yang mencakup explaining, reviewing, dan restructuring.


Kata Kunci: Miskonsepsi, Barisan dan Deret, CRI, Scaffolding.

Full Text:

PDF

References


Fitria, A. 2014. Miskonsepsi Mahasiswa dalam Menentukan Grup pada Struktur Aljabar Menggunakan Certainty of Response Index (CRI) di Jurusan Pendidikan Matematika IAIN Antasari. Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 45. https://doi.org/10.18592/jpm.v1i2.50

Hutami, D. P. N. 2018. Analisis Miskonsepsi Siswa dalam Menyelesaikan Soal Barisan dan Deret berdasarkan Certainty of Response Index (CRI) ditinjau dari Gaya Kognitif Reflektif dan Impulsif. Skripsi tidak diterbitkan. Jember: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember.

Hasan, S., Bagayoko, D., & Kelley, E. L. 1999. Misconceptions and the Certainty of Response Index (CRI). Physics Education, 34(5), 294–299. https://doi.org/10.1088/0031-9120/34/5/304

Priyanto, A., Trapsilasiwi, D., Mipa, P., & Kalimantan, J. 2015. Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Pokok Bahasan Teorema Pythagoras Berdasarkan Kategori Kesalahan Newman di Kelas VIII A SMP Negeri 10 Jember. 5.

Widyatari, R. 2017. Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Menyelesaikan Program Studi Strata I Pada Progaram Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. 18.

Santoso, N. H., Susanto, H. P., & Meifiani, N. I. 2019. Analisis Miskonsepsi Siswa dalam Penyelesaian Soal Aritmatika Sosial. 7.

Hardiyanti, A. 2016. Analisis Kesulitan Siswa Kelas IX SMP dalam Menyelesaikan Soal pada Materi Barisan dan Deret. 11.

Manibuy, R., & Saputro, D. R. S. 2014. Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soalpersamaan Kuadrat berdasarkan Taksonomi Solopada Kelas X SMA Negeri 1 Plus di Kabupaten Nabire – Papua. 14.

Anghileri, J. 2006. Scaffolding practices that enhance mathematics learning. Journal of Mathematics Teacher Education, 9(1), 33–52. https://doi.org/10.1007/s10857-006-9005-9

Peraturan Menteri No. 59. 2014. Kurikulum SMA lampiran III, PMP MTK SMA


Refbacks

  • There are currently no refbacks.