STRATEGI PEMASARAN BERDASARKAN MARKETING MIX JASA PENDIDIKAN JENJANG SEKOLAH MENENGAH ATAS (STUDI KASUS DI HOME SCHOOLING PASASTRIAN KUSALAMITRA GUNUNG KIDUL)

Metta Santi, Bambang Ismanto

Abstract


Abstract, The purpose of this study is to describe the marketing mix strategy of education services at homeschooling pasastrian Kusalamitra Gunung Kidul which consists of product, price, location, promotion, human resources, physical evidence, and process. This research was conducted using qualitative methods. Data obtained from direct interviews with sources. This study used a flow analysis model. Marketing mix strategy of educational services is a promotional activity regarding product, price, location, physical evidence, and process of homeschooling activities carried out by the human resources. 

 

Keywords: homeschooling, marketing, marketing mix

Full Text:

PDF

References


Afiat, Zul. (2019). Homeschooling: Pendidikan Alternatif di Indonesia. Jurnal Visipena. 10(1), 150-165.

Ali, Hasan. 2010. Marketing. Yogyakarta: Media Presindo.

Anwar, Muhammad. 2014. Pengantar Kewirausahaan, Teori, dan Aplikasi. Jakarta: Prenada.

Bambang, Sumardjoko. 2015. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: UMS.

Buchari, Alma. 2011. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jas Cetakan Kesembilan. Bandung: Alfabeta.

Fandy, Tjiptono. 2014. Pemasaran Jasa. Yogyakarta: Andi.

Fatimah, Djailani, dan Khairuddin. (2015). Komunikasi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru pada SMA Negeri 1 Geumpang Kabupaten Pidie. Jurnal Administrasi Pendidikan, 3(4), 149-159.

Geraly, Tambjong. (2013). Bauran Pemasaran dan Pengaruhnya Terhadap Penjualan Sepeda Motor Yamaha di PT. Sarana Niaga Megah Kerta Manado. Jurnal EMBA, 1(3), 1921-1301.

Husein, Umar. 2010. Riset Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. SUN.

Kotler, Philip, Kevin Lane Keller. 2012. Marketing Management. New Jersey: Pearson Prentice Hall, Inc.

Kurniadin, Imam Machali. 2016. Manajemen Pendidikan: Konsep & Prinsip, Pengelolaan Pendidikan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Lutfi, Ariefianto. 2017. Homeschooling: Persepsi, Latar Belakang, dan Problematikannya (Studi Kasus pada Peserta Didik di Homeschooling Kabupaten Jember). Jurnal EDUKASI, 1V(2), 21-26.

McMillan, J.H. & Schumacher S. 2010. Research in Education. New Jersey: Pearson Education.

Miles, M.B., Huberman, A.M., &Saldana, J. 2014. Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publications.

Permendikbud Republik Indonesia Nomor 129 Tahun 2014, tentang Eksistensi Sekolah Rumah (homeschooling).

Portal Informasi Indonesia. 2020. Agama. (Online) (https://indonesia.go.id/profil/agama, diakses pada 2 Maret 2021).

Rosita, R, Rahmat, M, dan Hermawan. (2016). Usaha Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam (Studi Kasus di MTS ALINAYAH Bandung). Tarbawy, 3(1), 75-88.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutama dan Sri, W.H. (2018). Bauran Marketing Jasa Pendidikan Sekolah

Dasar Muhammadiyah. Jurnal Management Pendidikan, 13(2), 190-

Syahrial, Labaso. (2018). Konsep Pendidikan Keluarga dalam Perspektif AlQur’an dan Hadis. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 15(1), 52-59.

Triaji, Harmoko. (2017). Pengelolaan Pemasaran Pendidikan Berbasis Teknologi Informasi di SMP Islam Al Azhar 21 Sukoharjo. Tesis. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Undang-Undang Pasal 27 ayat (1) & (2), tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Yoyon, Irianto Bahtiar. 2011. Kebijakan Pembaruan Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.