Efektivitas Media Edutainment Sebagai Strategi Penguatan Program Genre Era Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Malang

Muthmainnah Muthmainnah, Lutfi Agus Salim, Yuli Puspita Devi, Imas Elva Khoiriyah

Abstract


Latar Belakang : Pandemi Covid-19 di awal tahun 2020 meningkatkan permasalahan kesehatan reproduksi remaja. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kasus pernikahan dini yang disebabkan oleh premarital seks dan kehamilan tidak diinginkan remaja. Sekitar 49% dari 21 juta remaja perempuan usia 15-19 tahun di negara berkembang mengalami kehamilan tidak diinginkan. Oleh karena itu berbagai upaya dilakukan untuk mencegah permasalahan remaja tersebut mulai dari praktisi, akademisi maupun LSM. Berdasarkan penelitian sebelumnya diketahui bahwa hampir 100% remaja terpapar dengan edukasi kesehatan berupa penyuluhan. Namun sebagian besar remaja menyatakan bahwa metode ini kurang efektif dan belum sesuai dengan karakteristik remaja saat ini bahkan remaja cenderung bosan dengan metode ceramah.

Tujuan : Menganalisis efektivitas metode edutainment sebagai metode pelatihan bagi peer educator Remaja remaja di era pandemi.

Metode : Penelitian ini merupakan quasi eksperimental. Keterlibatan sasaran sangat berperan penting dalam keberhasilan kegiatan ini. Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa dari 2 sekolah SMP di Kabupaten Malang. Intervensi melalui aplikasi berbasis android, yaitu Aplikasi Konco SREGEP. Aplikasi ini dirancang dengan melibatkan remaja dan berbagai stakeholder. Aplikasi ini dapat diakses responden dan responden dapat mengakses 13 materi secara bertahap (narsumber dari berbagai stakeholder). Setiap level materi terdapat prepost test. Kegiatan akses materi diberikan waktu selama 1 bulan. Analisis yang digunakan adalah wilcoxon test.

Hasil Penelitian : Semua remaja yang menjadi peserta pelatihan terlibat aktif dalam setiap aktivitas pelatihan edutainment yang dilakukan melalui blended learning. Hal ini dibuktikan dengan adanya diskusi dua arah dan peningkatan pengetahuan remaja tentang materi yang ada dalam fitur aplikasi yang berbasis android. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya perbedaan secara signifikan tentang pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi, yaitu p=0,000< α=0.05.

Kesimpulan : Edutainment merupakan salah satu strategi promosi kesehatan remaja yang efektif di era pandemi. Untuk menjaga efektifitas edutainment, remaja perlu dilibatkan dari awal sesuai kapasitasnya dalam merancang metode promosi kesehatan yang selaras dengan karakteristik, kebutuhan dan kapasitas remaja saat ini. Partisipasi remaja akan meningkat jika remaja merasa memiliki program dan mempunyai power untuk keberhasilan implementasi program.

Keyword : Edutainment, Promkes, Remaja, Pandemi, Good Health, Well-being


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.