Pelaksanaan Posyandu Balita Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan

Dini Restuningtyas, Dwi Febriyanti, Erma Amalia, Haya Mutmainah Qalbi Az-Zahra4, Muhammad Rohman Al Hasan, Niswatin Niswatin, Septa Katmawanti

Abstract


Saat ini di Indonesia masih menghadapi tingginya angka kematian ibu dan anak, yang diakibatkan oleh permasalahan gizi, penyakit infeksi, serta masalah kehamilan. Penurunan angka kematian ibu dan balita cenderung melambat dalam 10 tahun terakhir ini. Dalam menghadapi masalah yang terkait dengan kesehatan pada balita tersebut, salah satu jenis pemberdayaan masyarakat seperti Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) memegang peranan yang penting dalam memberikan pelayanan dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada balita. Pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan merupakan sebuah upaya pengembangan sikap, pengetahuan dan perilaku masyarakat agar mampu untuk menangani masalah kesehatan yang akan dihadapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan pelaksanaan posyandu balita terhadap upaya dalam peningkatan kesehatan. Penulisan artikel ini menggunakan metode studi literatur dengan menggunakan artikel jurnal dan berita online peneliti dapatkan melalui pangkalan data ilmiah seperti Google Engine dengan bahasa Indonesia. Hasil dari artikel ini menunjukkan bahwa adanya beberapa faktor yang mempengaruhi posyandu dalam hal peningkatan kesehatan pada balita.


Full Text:

PDF

References


Katuuk, M. E., & Bidjuni, H. (2017). HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KINERJA KADER POSYANDU BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ONDONG KABUPATEN SITARO. E-Journal Keperawatan, 5(2), 1–5.

Listyaningsih, K. D., Widyastuti, D. E., & Mareta, M. Y. (2016). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Kader dengan Sikap Kader tentang Posyandu Balita di Desa Pengkok Kedawung Sragen. Jurnal KesMaDaSka, 23–28.

Nurhidayah, I., Hidayati, N. O., & Nuraeni, A. (2019). Revitalisasi Posyandu melalui Pemberdayaan Kader Kesehatan. Media Karya Kesehatan, 2(2), 145–157. https://doi.org/10.24198/mkk.v2i2.22703

P, Y. A., & Kusbandiyah, J. (2019). Pelatihan, Pembinaan, dan Pendampingan Kader Posyandu Bayi dan Balita dalam Penatalaksanaan MTBS di Kelurahan Mojolangu Kota Malang. (JAPI) Jurnal Akses Pengabdian Indonesia, 4(2), 137–145.

Pranata, S., Pratiwi, N., & Rahanto, S. (2012). Pemberdayaan Masyarakat Di Bidang Kesehatan, Gambaran Peran Kader Posyandu Dalam Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu Dan Bayi Di Kota Manado Dan Palangkaraya. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 14(2 Apr). https://doi.org/10.22435/bpsk.v14i2Apr.2321

Restuastuti, T., Zahtamal, Chandra, F., & Restila, R. (2017). Analysis of Community Empowerment in Health Sector. Jurnal Kesehatan Melayu, 1(1), 14–19.

Riawati, D., & Sari, A. N. (2019). Analisis Faktor Keteraturan Kunjungan Posyandu Balita Dan Status Gizi Balita Berdasarkan Berat Badan/Umur. Jurnal Kebidanan Indonesia, 10(1), 137. https://doi.org/10.36419/jkebin.v10i1.252

Sengkey, S. W. (2015). Analisis Kinerja Kader Posyandu di Puskesmas Paniki Kota Manado. JIKMU, Vol 5, No, 491–501.

Yustina Retno Wahyu Utami, Sri Hariyati Fitriasih, S. S. (2014). Peranan Keaktifan Ibu Dalam Kegiatan Posyandu Dengan Status Gizi Balita Untuk Menunjang Sistem Informasi Perkembangan Balita Yustina Retno Wahyu Utami, Sri Hariyati Fitriasih, Sri Siswanti. Jurnal Ilmiah Sinus, Vol 12, No, 1–12.

Zuanita, A. R., & Afandi, M. (2011). Hubungan antara Tingkat Motivasi dengan Tingkat Partisipasi Kader Posyandu Balita di Kelurahan Karangsewu Galur Kulon Progo Yogyakarta. Mutiara Medika, 11(2), 131–137.

Profita, A. C. (2018). Beberapa faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader posyandu di Desa Pengadegan Kabupaten Banyumas. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 6(2), 68-74.

Thach, L.N, Ismail, M, Uli, J., Idris, K., 2007. Individual Factors as Predictors of Extension Agents’ Performance in Mekong Delta, Vietnam. The Journal of Human Resource and Adult Learning Vol. 3, Num. 1, July 2007 http://hraljournal.com/Page/11Le%20Ngoc% 20Thach.pdf. Diakses 15 Januari 2012.

Simanjuntak, M. (2012). Karakteristik sosial demografi dan faktor pendorong peningkatan kinerja kader posyandu. Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil: JWEM, 2(1).

ARDANI YANUAR. (2010). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keberhasilan Pelaksanaan “Posyandu Model.” Fakultas Kedokteran UNDIP, 1–22.

Dewi, R., & Anisa, R. (2018). The Influence of Posyandu Cadres Credibility on Community Participation in Health Program. Jurnal The Messenger, 10(1), 83. https://doi.org/10.26623/themessenger.v10i1.596

Nurhidayah, I., Hidayati, N. O., & Nuraeni, A. (2019). Revitalisasi Posyandu melalui Pemberdayaan Kader Kesehatan. Media Karya Kesehatan, 2(2), 145–157. https://doi.org/10.24198/mkk.v2i2.22703

Tristanti, I., & Khoirunnisa, F. N. (2018). Kinerja Kader Kesehatan Dalam Pelaksanaan Posyandu Di Kabupaten Kudus. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 9(2), 192. https://doi.org/10.26751/jikk.v9i2.470


Refbacks

  • There are currently no refbacks.