Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Kesehatan Desa Siaga : Literature Review

Ajeng Putri Dewi, Chamelia Kirana Yoandra, Fatin Ebsadiar, Nadzifa Azhar Muslim, Rahmadea Zalzabilla Amri, Septa Katmawanti

Abstract


Desa Siaga Aktif adalah gambaran masyarakat yang sadar, mau dan mampu untuk mencegah dan mengatasi berbagai ancaman terhadap kesehatan masyarakat. Sebuah desa dapat dikatakan sebagai Desa Siaga Aktif apabila desa tersebut telah memiliki setidaknya satu Pos Kesehatan Desa (Poskesdes). Desa siaga terbentuk dari petugas kesehatan seperti koordinator bidan.; Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode literature review dengan menggunakan informasi dari artikel jurnal, e-book, dan peraturan tentang pemberdayaan masyarakat secara daring.; Hasil dari literature review dapat diperoleh bahwa Desa dan Kelurahan Siaga Aktif adalah bentuk pengembangan dari Desa Siaga. Desa Siaga aktif memiliki tujuan, sasaran, strategi, dan pengembangan.; Tujuan dari adanya desa siaga yaitu agar terwujud masyarakat yang peduli terhadap masalah Kesehatan dan dapat dihadapi secara mandri, sehingga derajat Kesehatan akan meningkat. Desa siaga memilik strategi dalam pengembangannya antara lain: advokasi, kemitraan, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam pengmbangannya desa dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dan memerlukan peran aktif berbagai pihak muali dari pusat sampai ke desa.


Full Text:

PDF

References


Anurogo, D., Suarni, A., Sompa, A. W., & Rahim, A. R. (2020). Desa Siaga Covid-19 Menuju Indonesia 5.0. Jurnal Abmas Negeri, 1(1), 37–41. https://doi.org/10.36590/jagri.v1i1.97

Astuti, B. D., Dharmawan, Y., Mawarni, A., & Nugroho, R. D. (2020). PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAP) (STUDI KASUS PADA DESA SIAGA AKTIF SUKODONO TAHUN 2019) Bella. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 8, 1–8. http://mpoc.org.my/malaysian-palm-oil-industry/

Endang Sutisna Sulaeman. (2016). Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Teori dan Implementasi. Gadjah Masa University Press.

Kemenkes. (2010). Kepmenkes Nomor 1529/Menkes/SK/X/2010 Tentang Pedoman Umum Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.

Lucia Sri Rejeki , Mubasysyir Hasanbasri, G. Y. S. (2016). Peran Puskesmas Dalam Pengembangan Desa Siaga Di Kabupaten Bantul. Kebijakan Kesehatan Indonesia, 01(01), 154–160.

Mubarokah, E. (2018). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM DESA AKTIF OLEH PEMERINTAH DESA PANGAUBAN KECAMATAN BATUJAJAR KABUPATEN BANDUNG BARAT. 02(1), 41–59.

Pramudyani, Vera, A. R., Setiawan, A., Fajariyansyah, A., & Aji, G. L. (2019). Upaya Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Menuju Desa Siaga oleh KKN UAD di Watu Gajah dan Mertelu, Gendangsari, Gunung Kidul. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 79–90.

Rachmalia, Friskarini, K., & Manalu, S. (2016). PEMETAAN KESIAPAN DESA MENUJU DESA SIAGA DI LIMA PROPINSI. Jurnal Ekologi Kesehatan, 9(3), 1248–1253.

Rohmah, S. (2019). Pengaruh Paparan, Lingkungan, Tokoh Masyarakat, dan Tenaga Kesehatan terhadap Partisipasi dalam Desa Siaga. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 19(1). https://doi.org/10.36465/jkbth.v19i1.460

Sulaeman, E. S. (2017). Pemberdayaan Masyarakat bidang Kesehatan Teori dan Implementasi. Gadjah Masa University Press.

Suparji, Sunarto, & Santoso, H. (2019). Monograf Pemodelan Desa Siaga Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (Khambali (ed.)). Prodi Kebidanan Magetan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.