Implementasi Program Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar Di Puskesmas

Della Rismay Pratama

Abstract


Latar Belakang: Program pembangunan kesehatan di Indonesia saat ini masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hamil, bersalin dan bayi pada masa perinatal. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dengan deteksi dini kegawatdaruratan pada maternal dan neonatal. Keberadaan Puskesmas mampu PONED adalah salah satu jawaban untuk mendekatkan akses pencegahan komplikasi dan/atau mendapatkan pelayanan pertama saat terjadi kegawatdaruratan kebidanan dan bayi baru lahir. Dengan demikian penguatan Puskesmas mampu PONED harus menjadi prioritas dalam upaya peningkatan pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menunjang penurunan AKI. Tujuan: Penulisan ini untuk mengetahui secara mendalam tentang input, proses dan output sebagai penilaian hasil kerja dalam program PONED. Metode: Metode menggunakan desain studi Scoping Literature Review. Database yang dipakai untuk pencarian literatur menggunakan Google Scholar, Springer, PubMed. Kemudian dilakukan identifikasi masalah dengan kriteris inklusi dan ekslusi dari penelusuran san screening jurnal dan terakhir dilakukan uji kelayakan pada jurnal. Hasil: Hasil akhir literatur yang diperoleh setelah melalui proses screening dengan menggunakan PRISMA Flow Diagram sebanyak 4 literatur yang membahas tentang pelaksanaan program PONED di berbagai daerah yang meninjau implementasi dari berbagai aspek khususnya input, proses, dan output. Kesimpulan: Dari berbagai aspek input, proses, maupun output sudah dilakukan tetapi dalam pelaksanaannya belum optimal karena berbagai hambatan yang ada.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.