MANAJEMEN LOGISTIK PENYIMPANAN OBAT DAN VAKSIN PELAYANAN KEFARMASIAN PUSKESMAS

Umi Fatikhatul Luthfiyah, Roesdiyanto Roesdiyanto, Sendhi Tristanti Puspitasari

Abstract


Manajemen logistik farmasi merupakan kegiatan paling penting yang mendapatkan alokasi dana dari pemerintah sebesar 40-50% dari dana alokasi pembangunan kesehatan. Berdasarkan Profil Kesehatan Jawa Timur tahun 2017 dikatakan bahwa persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin di pelayanan Kesehatan Kota Malang adalah 84,89% sedangkan nilai rata-rata ketersediaan obat Indonesia adalah 90,50%. Data tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan obat di Kota Malang belum tersedia dengan baik. Hal tersebut menunjukkan adanya pengelolaan Manejemen Logistik yang kurang baik pada puskesmas Kota Malang. Salah satu dapat ditunjukkan pada Pelayanan Kefarmasian Puskesmas X Kota Malang, dimana berdasarkan Penilaian Kinerja Puskesmas menunjukkan adanya ketidaktercapaian target pada proses penyimpanan. Selain itu hasil dari nilai salah satu komponen proses penyimpanan yakni ketersediaan peralatan ruang farmasi menunjukkan penurunan nilai dari tahun 2017 ke tahun 2018. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis proses penyimpanan manajemen logistik sediaan farmasi dengan instrumen yang berpedoman pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 dan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 4 Tahun 2018. Rancangan penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi evaluasi. Teknik analisis kualitatif menggunakan metode triangulasi untuk mengetahui keabsahan data. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diketahui bahwa pelaksanaan penyimpanan sediaan farmasi dengan memperhatikan bentuk Sediaan Farmasi sesuai dengan pedoman, akan tetapi terdapat beberapa pelaksanaan penyimpanan yang didasarkan pada jenis obat tidak sesuai dengan pedoman. Kondisi yang dipersyaratkan dalam penandaan kemasan Sediaan Farmasi dan informasi yang terdapat pada kartu stok obat juga tidak sesuai dengan pedoman.

 


Full Text:

PDF

References


Kementrian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas [Internet]. 2019. Available from: https://www.persi.or.id/images/regulasi/permenkes/pmk742016.pdf

Sreelalitha V, Narayana, Reddy YP, Reddy MR. Review of Pharmacuetical Care Services Provided by the Pharmacits. Int Res J Pharm. 2012;3(4):78–9.

Kementrian Kesehatan RI. Panduan Penggunaan: Sistem Informasi Manajemen Logistik di Instalasi Farmasi Pemerintah [Internet]. 2017. Available from: http://farmalkes.kemkes.go.id/2017/09/panduan-penggunaan-sistem-informasi-manajemen-logistik-instalasi-farmasi-pemerintah/

Djuna S, Arifin MA, Darmawansyah. Studi Manajemen Pengelolaan Obat di Puskesmas Labakkang Kabupaten Pangkep [Internet]. 2014. Available from: http://repository.unhas.ac.id/bitstream/handle/123456789/10088/SARLIN%20DJUNA%20K11109596.pdf?sequence=1

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2017 [Internet]. 2018. Available from: https://www.kemkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KES_PROVINSI_2017/15_Jatim_2017.pdf

Dinas Kesehatan Kota Malang. Puskesmas Mulyorejo [Internet]. 2015. Available from: https://dinkes.malangkota.go.id/2015/09/17/puskesmas-mulyorejo/

Puskesmas Mulyorejo. Profil Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK). 2017.

Putri WCW, Yuliyatni PC, Aryani P, Sari K, Sawitri A. Dasar-dasar Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Edisi 1 [Internet]. 2017. Available from: https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_pendidikan_1_dir/98c985665344f25743d1aff400d7a350.pdf

Sanah N. Pelaksanaan Fungsi Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser. J Ilmu Pemerintah. 2017;5(1):305–14.

Suharmiati, Handayani L, Kristiana L. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keterjangkauan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Daerah Terpencil Perbatasan di Kabupaten Sambas. Bul Penelit Sist Kesehat. 2012;15(3):223–31.

Jordan H, Reodrick P, Barnett S. Distance, Rurality and The Need for Care: Access to Health Services in South West England. Int J Health Geogr. 2004;2(21):1–9.

Masita A, Yuniar N, Lisnawaty. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan pada Masyarakat Desa Tanailandu di Wilayah Kerja Puskesmas Kenapa-Napa Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah Tahun 2015 [Internet]. 2015. Available from: https://media.neliti.com/media/publications/183869-ID-faktor-faktor-yang-berhubungan-dengan-pe.pdf

Saputra M, Marlinae L, Rahman F, Rosadi D. Progam Jaminan Kesehatan Nasional dari Aspek Sumber Daya Manusia Pelaksana Pelayanan Kesehatan. J Kesehat Masy. 2015;11(1):32–42.

Bappenas. Penguatan Pelayanan Kesehatan Dasar di Puskesmas [Internet]. 2017. Available from: https://www.bappenas.go.id/files/1715/3974/8326/Buku_Penguatan_Pelayanan_Kesehatan_Dasar_di_Puskesmas-_Direktorat_Kesehatan_dan_Gizi_Masyarakat_Bappenas.pdf

Herman MJ, Supardi S, Yuniar Y. Hubungan Ketersediaan Tenaga Kefarmasian dengan Karakteristik Puskesmas dan Praktik Kefarmasian di Puskesmas. Bul Penelit Sist Kesehat. 2013;16(1):88–98.

Athijjah U, Pristainty L, Puspitasari HP. Buku Ajar Preskripsi Obat dan Resep Jilid 1 [Internet]. Surabaya: Pusat Penerbitan dan Percetakan Unair (AUP); 2011. (1). Available from: https://books.google.co.id/books?id=z2qEDwAAQBAJ&pg=PA33&dq=penyimpanan+obat+berdasarkan&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwjCncWfiOPoAhXaWisKHVRlAZgQ6AEIKDAA#v=onepage&q=penyimpanan%20obat%20berdasarkan&f=false

Ali SA, Ali SA, Suhail N. Importance of Storing Medicines on Required Temperature in Pharmacies and Role of Community Pharmacies in Rurak Areas: Literature Review. -Manag J Nurs. 2016;6(1):12–27.

Julyanti, Citraningtyas G, Sudewi S. Evaluasi Penyimpanan dan Pendistribusian Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Siloam Manado. J Ilm Farm. 2017;6(4):1–9.

Septariani, Akabar DO, Wibowo S. Evaluasi Penyimpanan Obat di Gudang Farmasi Rumah Sakit Daerah Umum Idaman Banjarbaru [Internet]. 2017. Available from: http://repo.stikesborneolestari.ac.id/18/1/JURNAL%20KTI.pdf

Ikatan Apoteker Indonesia. Standar Kompetensi Apoteker Indonesia [Internet]. Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia; 2016. Available from: http://www.aptfi.or.id/dokumen/2017-01-16%20SKAI%202016.pdf

Sembiring F, Sari DP, Sukmawan D, Permana A, Jamy M. Penerapan Metode First Expired First Out (FEFO) pada Sistem Informasi Gudang. Integr Inf Tecknology Vocat Educ. 2019;1(2):19–25.

Marsanti AS, Widiarini R. Buku Ajar Higiene Sanitasi Makanan [Internet]. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia; 2018. Available from: https://books.google.co.id/books?id=ctV5DwAAQBAJ&pg=PA71&dq=makna+FIFO&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwjT5_TaoezoAhVRVH0KHZaYAZkQ6AEIKDAA#v=onepage&q=makna%20FIFO&f=false

Anief M. Prinsip Umum dan Dasar Farmakologi [Internet]. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 2018. Available from: https://books.google.co.id/books?id=sZVjDwAAQBAJ&pg=PA112&dq=tujuan+penandaan+obat&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwjx3cPwlezoAhUt6XMBHYLQB6AQ6AEIRTAE#v=onepage&q=tujuan%20penandaan%20obat&f=false

Badan Pengawas Obat dan Makanan. Materi Edukasi tentang Peduli Obat dan Pangan Aman [Internet]. 2015. Available from: https://www.pom.go.id/files/2016/brem.pdf

Palupiningtyas R. Analisis Sistem Penyimpanan Obat di Gudang Farmasi Rumah Sakit Mulya Tangerang Tahun 2014 [Internet]. FKIK UIN SYARIF Hidayatullah; 2014. Available from: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/25637/1/RETNO%20PALUPININGTYAS%20-%20fkik.pdf

Badan Pengawas Obat dan Makanan. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik [Internet]. 2019. Available from: https://sertifikasicdob.pom.go.id/sertifikasicdobv2/docs/1PedomanCDOB.pdf

Wulandari S, Mustaricie R. Upaya Pengawasan BPOM di Bandung dalam Kejadian Potensi Penyalahgunaan Obat. J Farmaka. 2017;15(4):1–8.

Fauza W, Firdawati, Rasyid R. Analisis Pengelolaan Rantai Dingin Vaksin Imunisasi Dasar di Puskesmas Tahun 2018. J Berk Epidemiol. 2019;7(1):42–50.

Kairul, Udiyono A, Saraswati LD. Gambaran Pengelolaan Rantai Dingin Vaksin Progam Imunisasi Dasar. J Kesehat Masy. 2016;4(4):417–23.

Rusli. Farmasi Klinik [Internet]. Kementrian Kesehatan RI; 2018. Available from: http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wp-content/uploads/2018/09/Farmasi-Klinik_SC.pdf

Badan Pengawas Obat dan Makanan. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Pengawasan Pengelolaan Obat, Bahan Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor Farmasi di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian [Internet]. 2018. Available from: http://jdih.pom.go.id/showpdf.php?u=IYQVVlv8zUn87HaXooZ4yeah%2BOwlQ830UTW%2F9i7%2FVKI%3D

Satibi. Manajemen Obat di Rumah Sakit. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 2014.

Akbar NH, Kartinah N, Wijaya C. Analisis Manajemen Penyimpanan Obat di Puskesmas se-Kota Banjarbaru. J Manaj Dan Pelayanan Farm. 2016;6(4):225–60.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.