PERAN SELF CONTROL SEBAGAI PEMBENTUK STRENGTH ATLET KARATE JUARA DUNIA

Ari Kresna Budianto, Miftakhul Jannah

Abstract


Seorang atlet harus memiliki beberapa kemampuan agar mampu memunculkan strength sehingga dapat mempertahankan prestasi yang telah dicapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan gambaran self control pembentuk strength atlet karate juara dunia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus intrinsik. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi-terstruktur. Wawancara dilakukan dengan satu partisipan yang memiliki keunikan secara khusus dari pada atlet karate lain yang ada di Indonesia, yaitu pemegang rekor profesi atlet terlama di Indonesia, serta memiliki beberapa jajaran prestasi hingga tingkat dunia seperti juara bertahan kejuaraan nasional dan Asian Games, dua kali juara pertama European Master Cup, hingga perolehan penghargaan Australia Champions Cup. Data yang telah terkumpul akan dianalisa dengan teknik analisa tematik. Data yang telah didapat akan diuji kembali keabsahannya dengan menggunakan teknik triangulasi sumber data, dengan menggunakan significant others yakni yang pertama senior dari kepelatihan nasional memiliki pengalaman beberapa kali bertanding bersama pada kejuaraan nasional dan dunia, dan yang kedua adalah junior satu perguruan dari sejak awal mengenal karate hingga pernah bertanding bersama pada kejuaraan nasional. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pola pikir yang positif akan membantu seseorang dalam memahami, seperti apa, dan apa keinginan yang ada pada dirinya. Pemikiran positif ini akan membantu melihat keadaan secara holistik, sehingga seseorang dapat memaknai semua pengalaman dengan baik. Tindakan kontrol diri juga dinilai mampu membantu partisipan mempertahankan prestasinya sebagai seorang atlet karate juara dunia, hal ini menunjukan strength dari sudut pandang partisipan. Penelitian ini juga menunjukan bahwa self efficacy (keyakinan diri) dan self regard (penghargan diri) mampu menunjang self control baik dari partisipan. Kemampuan kognitif yang mampu memaknai pengalaman secara baik, yakin dengan kemampuan diri dan mampu menghargai usaha yang telah dilakukan dinilai partisipan dapat membantu seseorang menjalankan tindakan kontrol diri.

Kata Kunci: Self Control; Strength; Atlet Karate

Full Text:

PDF

References


Athan, A., & Sampson, U.I. (2013). Coping with pre-competitive anxiety in sports competition. European Journal of Natural and Applied Sciences, 1(1), 1-9. Retrieved from https://pdfs.semanticscholar.org/693d/ee585b93eddff5b5279b4af00ba524bfca9a.pdf

Baumeister, R.F. & Exline, J.J. (2000). Self-control, morality, and human strength. Journal of Social and Clinical Psychology, 19(1). 29-42. Retrieved from https://psycnet.apa.org/record/2000-15337-003

Crust, L., Swann, C., Collinson, J.A., Breckon, J., & Weinberg, R. (2014). A phenomenological exploration of exercise mental toughness: perceptions of exercise leaders and regular exercisers. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 6(4), 441–461. Retrieved from https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/2159676X.2014.901986

Khan, Z.S., & Patil, Y. (2017). Psychological research on karate (martial) artists. International Journal of Multidisciplinary Approach and Studies, 4(1), 195-222. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/259000108_Psychological_research_on_martial_artists_A_critical_view_from_a_cultural_praxis_framework

Laeli, A.N., Sartika, E., Rahman, F.N., & Fatchurrahmi, R. (2018). Hubungan kontrol diri dan harga diri terhadap kecenderungan narsistik pada mahasiswa semester awal pengguna instagram. PSIKOLOGIKA: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 23(1), 27-40. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/Psikologika/article/view/13258/9332

Lestari, V.P., & Dewi, D.K. (2018). Hubungan efikasi diri dan kontrol diri dengan prokrastinasi skripsi pada mahasiswa fakultas ilmu pendidikan. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 5(3), 1-6. Retrieved from http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/character/article/download/25920/23755

Marsela, R.D., Supriatna, M. (2019). Kontrol diri : definisi dan faktor. Journal of Innovative Counseling : Theory, Practice & Research, 3(2), 65-69. Retrieved from https://journal.umtas.ac.id/index.php/innovative_counseling/article/download/567/297

Muraven, M. (2010). Building self-control strength: Practicing self-control leads to improved self-control performance. Journal of Experimental Social Psychology, 46, 465–468. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2855143/

Nawawi, Q. (2015). Umar syarief : jadi pendekar hebat harus mau susah dulu. Retrieved from http://www.fitnessformen.co.id/article/11/2015/2310-Umar-Syarief-Jadi-Pendekar-hebat-Harus-Mau-Susah-Dulu

Ngafifi, M. (2014). Kemajuan teknologi dan pola hidup manusia dalam perspektif sosial budaya. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2(1), 33-47. Retrieved from https://journal.uny.ac.id/index.php/jppfa/article/view/2616

Nurhaini, D. (2018). Pengaruh konsep diri dan kontrol diri dengan perilaku konsumtif terhadap gadget remaja sman 1 tanah grogot. PSIKOBORNEO, 6(1), 211-223. Retrieved from http://ejournal.psikologi.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2018/08/JURNAL%20DWI%20NURHAINI%20(08-27-18-01-58-25).pdf

Nurhuda, K., & Jannah, M. (2018). Pengaruh meditasi mindfulness terhadap mental toughness pada atlet lari 400 m. Character : Jurnal Penelitian Psikologi, 5(3), 1-7. Retrieved from https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/26185

P2PTM Kemenkes RI. (2019). Anjuran Menkes Nila soal Durasi Waktu Olahraga. Retrieved from http://www.p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/anjuran-menkes-nila-soal-durasi-waktu-olahraga

P2PTM Kemenkes RI. (2020). Aktivitas Fisik di Masa Pandemi COVID-19 Bagi Orang dengan Faktor Risiko PTM (3). Retrieved from http://www.p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/dki-jakarta/aktivitas-fisik-di-masa-pandemi-covid-19-bagi-orang-dengan-faktor-risiko-ptm-3

Pratomo, B. A. (2010). The way of “shotokan” karate –d o: kumpulan berbagai artikel shotokan karate. Jakarta. Retrieved from https://www.scribd.com/doc/138246361/The-Way-of-Shotokan-Karate-pdf

Sajjan, M. (2018). Mental toughness among athletes: a comparative study. International Journal of Applied Research, 4(2), 157-161. Retrieved from http://www.allresearchjournal.com/archives/2018/vol4issue2/PartC/4-2-21-291.pdf

Sitepu, N.I. (2016). Perilaku konsumsi islam di indonesia. Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam, 2(1), 91-106. Retrieved from http://jurnal.unsyiah.ac.id/JPED/article/download/6650/5501

Sukodoyo. (2014). Motivasi bekerja di vihāra pada wanita dewasa awal. Jurnal Agama Buddha dan Ilmu Pengetahuan, 1(1), 90-120. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/331303956_Motivasi_Bekerja_di_Vihara_pada_Wanita_Dewasa_Awal

Susanto, A. (2015). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku penggunaan internet masyarakat desa pasar vi kualanamu, deli serdang sumatera utara. Jurnal Penelitian Pos dan Informatika, 5(1), 65-86. Retrieved from https://jurnal-ppi.kominfo.go.id/index.php/jppi/article/download/0501005/77

Tangney, J.P., Baumeister, R.F., & Boone, A.L. (2004). High self-control predicts good adjustment, less pathology, better grades, and interpersonal success. Journal of Personality, 72(2), 271-324. Retrieved from http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.613.6909&rep=rep1&type=pdf

Taylor, I.A., Boat, R., & Murphy, S.L. (2018). Integrating theories of self-control and motivation to advance endurance performance. International Review Of Sport And Exercise Psychology, 1-20. Retrieved from https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/1750984X.2018.1480050

Umar syarief dinobatkan muri jadi atlet karate nasional terlama. (2014). Retrieved from https://sport.detik.com/sport-lain/d-2526810/umar-syarief-dinobatkan-muri-jadi-atlet-karate-nasional-terlama.

Wolfe, S.E. (2011). The effect of low self-control on perceived police legitimacy. Journal of Criminal Justice, 39, 67-4. Retrieved from https://ideas.repec.org/a/eee/jcjust/v39yi1p67-74.html


Refbacks

  • There are currently no refbacks.