HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA RANTAU
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antata dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa rantau. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional, dengan analisis korelasi menggunakan spearman-brown formula. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, yang terdiri dari 375 mahasiswa rantau. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Multidimensional Scale of Perceived Social Support dan Psychological Wellbeing Scales yang telah diadaptasi sebelumnya oleh Eva & Bisri. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa rantau, dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p<0.005) dan koefisien korelasi sebesar 0.405 yang artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis.
Kata Kunci: dukungan sosial; kesejahteraan psikologis; mahasiswa rantauFull Text:
PDFReferences
Adyani, L., Suzanna, E., Safuwan, S., & Muryali, M. (2019). Perceived Social Support And Psychological Well-Being Among Interstate Students At Malikussaleh University. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(2). 98-104. doi:https://doi.org/10.23917/indigenous.v3i2.6591
Aprianti, A. (2012). Hubungan Antara Perceived Social Support dan Psychological Well-being Pada Mahasiswa Perantau Tahun Pertama di Universitas Indonesia. (Unpublished undergraduate’s thesis), Universitas Indonesia, Depok, Indonesia.
Arnett, J.J. (2012). Adolescence and Emerging Adulthood: A Cultural Approach. Harlow: Pearson Press.
Cohen, S., & Wills, T. (1985). Stress, Social Support, and the Buffering Hypothesis. Psychological bulletin. 98. 310-57. doi:https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310.
Devinta, M. (2016). Fenomena Culture Shock (Gegar Budaya) Pada Mahasiswa Perantauan Di Yogyakarta. (Unpublished undergraduate’s thesis) Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia.
Dewa. A. R. (2015). Dukungan Sosial dengan Subjective Wellbeing Pada Mahasiswa Rantau dari Luar Jawa Tahun Pertama. (Unpublished undergraduate’s thesis), Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
Dodge, R., Annette, P. D., Huyton, J., Lalage, D. S. (2012). The Challenge of Defining Wellbeing. International Journal of Wellbeing: 3(03). 222-235
Dodge, R., Daly, A., Huyton, J., & Sanders, L. 2012. The challenge of defining wellbeing. International Journal of Wellbeing, 2(3), 222-235. doi:10.5502/ijw.v2i3.4
Eva, N., Bisri, M. (2018). Dukungan Sosial, Religiusitas, dan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Cerdas Istimewa. Perkembangan Masyarakat Indonesia Terkini Berdasarkan Pendekatan Biopsikososial. Paper presented at the Hotel Santika Premiere, Malang, 26 August (101-112). Malang: Universitas Negeri Malang
Fransisca, N. (2018). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Psychological Well-Being Pada Mahasiswa Perantau Di Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. (Unpublished undergraduate’s thesis), Unika Soegijapranata, Semarang, Indonesia.
Halim, C.F. Dariyo, A. (2016). Hubungan Psychological Well-Being dengan Loneliness pada Mahasiswa yang Merantau. Jurnal Psikogenesis: 4(2). 170-181
Handayani. P. G., Yuca. V. (2018). Fenomena Culture Shock Pada Mahasiswa Perantauan Tingkat 1 Universitas Negeri Padang. Jurnal Konseling dan pendidikan. 7(3), 198-204. doi : https://doi.org/10.29210/129000
Jayani, D, H. (2019, September 26). Tertinggi Sejak 1997, Jumlah Mahasiswa Indonesia 2018 Capai 7 Juta Jiwa. Diakses dari https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/09/26/tertinggi-sejak-1997-jumlah-mahasiswa-indonesia-2018-capai-7-juta-jiwa.
Malkoc, A. Yalcin, I. (2015). Relationships among Resilience, Social Support, Coping, and Psychological Well-Being among University Students. Turkish Psychological Counseling and Guidance Journal 2015, 5 (43) 35-43
Rahma. D. J. (2017). Culture Shock Pada Mahasiswa Papua Di Yogyakarga Ditinjau Dari Dukungan Sosial. (Unpublished undergraduate’s thesis) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia.
Ratnasari, Y. (2017, Mei 05). Kualitas Perguruan Tinggi Dinilai Masih Memprihatinkan. Diakses dari https://tirto.id/cn8V
Ryff, C. D. & Singer, B. H. (2008). Know Thyself and Becoming What You Are: A Eudaimonic Approach to Psychological Well-Being. Journal of Happiness Studies, 9, 13-39.
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology 56(5), 1069-1081. DOI:10.1037/0022-3514.57.6.1069
Ryff, C. D., & Singer, B. (1996). Psychological Weil-Being: Meaning, Measurement, and Implications for Psychotherapy Research. Psychotherapy and Psychosomatics, 65(1), 14–23. doi:10.1159/000289026
Sarafino, E. P. & Smith T.T. (2010). Health Psychology Biopsychosocial Interactions. New York: John Wiley & Sons.
Sarwono, J. (2012). Metode Riset Skripsi: Pendekatan Kuantitatif Menggunakan Prosedur SPSS. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo
Zimet, G. D., Dahlem, N. W., Zimet, S. G., & Farley, G. K. (1988). The Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Journal of Personality Assessment, 52(1), 30–41. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa5201_2
Refbacks
- There are currently no refbacks.