Fraud Hexagon : Pendeteksian Potensi Kecurangan Laporan Keuangan Menggunakan Beneish M-Score Model.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fraud Hexagon terhadap potensi kecurangan laporan keuangan menggunakan Beneish M-Score Model. Fraud Hexagon diproksikan dengan kepemilikan manajerial, related party transaction, CEO Tenure, CEO Age, political connection, kerjasama dengan proyek pemerintah, whistleblowing system, pergantian ketua auditor internal, kepemilikan pemerintah, frekuensi kemunculan gambar CEO, dan CEO Politicy. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik dengan sampel penelitian yaitu perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di BEI tahun 2018 – 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CEO Age, kerjasama dengan proyek pemerintah, dan pergantian ketua auditor internal memiliki pengaruh positif terhadap potensi kecurangan laporan keuangan. Sedangkan related party transaction memiliki pengaruh negatif terhadap potensi kecurangan laporan keuangan. Pada variabel lainnya yaitu kepemilikan manajerial, CEO Tenure, political connection, whistleblowing system, kepemilikan pemerintah, frekuensi kemunculan gambar CEO dan CEO Politicy tidak memiliki pengaruh terhadap potensi kecurangan laporan keuangan.
This study aims to analyze the effect of Hexagon Fraud on fraudulent financial statements using Beneish M-Score Model. Hexagon fraud is proxied by managerial ownership, related party transactions, CEO Tenure, CEO Age, political connection, cooperation with government projects, whistleblowing system, change of chairman of internal auditor, government ownership, frequent number of CEO’s picture, and CEO Politicy. The data analysis used is logistic regression analysis with the research sample being the infrastructure sector companies listed on the IDX 2018 – 2020. The results of this study indicate that CEO Age, collaboration with government projects, and the change of chairman of the internal auditor have a positive effect on fraudulent financial statements. Meanwhile, related party transactions have negative effect on fraudulent financial statements. In other variables, managerial ownership, CEO tenure, political connection, whistleblowing system, government ownership, frequent number of CEO’s picture and CEO Politicy have no effect on fraudulent financial statements.
Full Text:
PDFReferences
Aprilia, A. (2017). Analisis Pengaruh Fraud Pentagon terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Menggunakan Beneish Model pada Perusahaan yang Menerapkan Asean Corporate Governance Scorecard. Jurnal ASET (Akuntansi Riset), 9(1), 101. https://doi.org/10.17509/jaset.v9i1.5259
Arifenie, F. N. (2009). Kementerian BUMN Akan Tindak Auditor Waskita Karya. In 27 Agustus 2009 (p. 1).
Association of Certified Fraud Examiners (ACFE). (2020). Report To the Nations 2020 Global Study on Occupational Fraud and Abuse.
Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) Indonesia. (2019). Survei Fraud Indonesia 2019. Indonesia Chapter #111, 53(9), 1–76. https://acfe-indonesia.or.id/survei-fraud-indonesia/
Aviantara, R. (2021). The Association Between Fraud Hexagon and Government’s Fraudulent Financial Report. Asia Pacific Fraud Journal, 6(1), 26. https://doi.org/10.21532/apfjournal.v6i1.192
Bawekes, H. F., Simanjuntak, A. M., & Christina Daat, S. (2018). Pengujian Teori Fraud Pentagon terhadap Fraudulent Financial Reporting (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2015). Jurnal Akuntansi & Keuangan Daerah, 13(1), 114–134.
Beneish, M. D. (1999). The Detection of Earnings Manipulation. Financial Analysts Journal, 55(5), 24–36. https://doi.org/10.2469/faj.v55.n5.2296
Christian, N., & Visakha, B. (2021). Analisis Teori Fraud Pentagon dalam Mendeteksi Fraud pada Laporan Keuangan Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. CoMBInES-Conference on Management, Business, Innovation, Education and Social Sciences, 1(1), 1325–1342.
Damayani, F., Wahyudi, T., & Yuniartie, E. (2019). Pengaruh Fraud Pentagon terhadap Kecurangan Laporan Keuangan pada Perusahaan Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014 – 2016. AKUNTABILITAS: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Akuntansi, 11(2), 151–170. https://doi.org/10.29259/ja.v11i2.8936
Dumaria, N. (2019). The Effect of Fraud Pentagon in Detect Fraudulent Financial Reporting Using Beneish M-Score Model (Empirical Study on Mining Companies Listed in the Indonesia Stock Exchange in 2014-2017). 6(2), 3148–3156.
Ferica, Aprilio, H., Sinaga, N., Santoso, I. B., Iqbal, M., Febriyanto, Pradana, K., Febryandi, M. N., & Umar, H. (2019). Fraud Diamond : Pendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan Menggunakan Beneish Model (Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar dalam BEI Periode 2015-2017). Prosiding Seminar Nasional Pakar, 2(8), 1–8. https://trijurnal.lemlit.trisakti.ac.id/pakar/article/view/4239/3365
Fimanaya, F., & Syafruddin, M. (2014). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecurangan Laporan Keuangan. Diponegero Journal of Accounting, 3(99), 1–11. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/accounting
Firdaus, E. F., & Suryandari, E. (2008). Pengaruh Faktor Kultur Organisasi, Manajemen, Strategi, Keuangan, Auditor dan Pemerintahan terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi. Jurnal Akuntansi Dan Investasi, 9(2), 173–188.
Jaunanda, M., Tian, C., Edita, K., & Vivien. (2020). Analisis Pengaruh Fraud Pentagon terhadap Fraudulent Financial Reporting Menggunakan Beneish Model. Jurnal Penelitian Akuntansi, 1(1), 80–98.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Corporate Governance: Values, Ethics and Leadership, 77–132. https://doi.org/10.2139/ssrn.94043
Mardianto, M., & Tiono, C. (2019). Analisis Pengaruh Fraud Triangle dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan. Jurnal Benefita, 1(1), 87. https://doi.org/10.22216/jbe.v1i1.3349
Matangkin, L., Ng, S., & Mardiana, A. (2018). Pengaruh Kemampuan Manajerial dan Koneksi Politik terhadap Reaksi Investor dengan Kecurangan Laporan Keungan sebagai Variabel Mediasi Abstrak. SiMAK, 16(2), 181–208.
Ningsih, S. (2017). Effect of Real Earning Management on Company Performance (Empirical Study on Go Public Companies Indexed on Jii). International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR), 1(02), 34–46. https://doi.org/10.29040/ijebar.v1i02.392
Putri, T. V. Y., & Saphira, J. (2019). Fraud Pentagon dalam Manajemen Laba di Perusahaan Manufaktur Logam dan Kimia. Jurnal Wahana Akuntansi, 14(2), 143–155. https://doi.org/10.21009/wahana.14.023
Republika. (2009). Dua Direksi Waskita Dicopot. In Www.Republika.Co.Id (p. 242306). https://www.republika.co.id/berita/breaking-news/ekonomi/09/08/29/72590-dua-direksi-waskita-dicopot
Sagala, S. G., & Siagian, V. (2021). Pengaruh Fraud Hexagon Model terhadap Fraudulent Laporan Keuangan pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Tahun 2016-2019. 13(November), 245–259.
Sari, S. P., & Nugroho, N. K. (2020). Financial Statements Fraud dengan Pendekatan Vousinas Fraud Hexagon Model: Tinjauan pada Perusahaan Terbuka di Indonesia. IHTIFAZ: Islamic Economic, Finance and Banking(ACI-IJIEFB).
Silaban, B. Y. Y., & Zainal, E. S. (2021). Intervening pada Pengaruh Sertifikasi Halal Jimea | Jurnal Ilmiah MEA ( Manajemen , Ekonomi , dan Akuntansi ). 5(1), 1124–1135.
Vousinas, G. L. (2019). Advancing Theory of Fraud: the S.C.O.R.E. Model. Journal of Financial Crime, 26(1), 372–381. https://doi.org/10.1108/JFC-12-2017-0128
Yendrawati, R., Aulia, H., & Prabowo, H. Y. (2019). Detecting the Likelihood of Fraudulent Financial Reporting: An Analysis of Fraud Diamond. Asia-Pacific Management Accounting Journal, 14(1), 43–68. https://doi.org/10.24191/apmaj.v14i1-03
Refbacks
- There are currently no refbacks.


