BLENDED LEARNING SEBAGAI PEMBELAJARAN ALTERNATIF DI ERA NEW NORMAL PANDEMI COVID-19

Ibnu Aji Pamungkas, Wasis D Dwiyogo

Abstract


            Blended learning adalah strategi yang mengkombinasikan sistem belajar di dalam kelas atau tatap muka dengan system pembelajaran online berbasis teknologi dan informasi. Di Indonesia sendiri metode yang paling populer dan sering digunakan adalah metode tatap muka, ditambah lagi fenomena pandemi Covid-19 yang samakin merajalela di Indonesai maupun mancanegara. Ditambah lagi dengan adanya era “new normal” segala sistem pembelajaran dituntut untuk menyesuaikanya, sehingga dengan adanya sistem pembelajaran berbasis blended learning dapat menjadi suatu inovasi yang bermanfaat bagi pembelajaran di era “new normal”

Full Text:

PDF

References


———. 2014. Peningkatan Prestasi Belajar Dan Kemampuan Group-Work Melalui Kombinasi Pembelajaran Peer Learning Dan Blended Learning. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, Vol. XII, No. 1, Tahun 2014

Anik, dkk. 2010. Pengaruh Model Pembelajaran Kuantum dan Seting Kooperatif Terhadap Hasil Belajar Sains Siswa Kelas V SD. Singaraja: Tidak diterbitkan.

Badan Pusat Statistik. 2020. Diakses dari https://covid-19.bps.go.id/ pada 04 November 2020.

Brian, A., and K.N. Volchenkova. (2016). Blended Learning: Definition, Models, Implication for Higher Education. Bulletin of the South Ural State University. Ser. Education. Educational Sciences. vol. 8, no.2,pp.24–30.Diakses dari:https://www.researchgate.net/publication/303815166_BLENDED_LEARNING_DEFINITION_M ODELS_IMPLICATIONS_FOR_HIGHER_EDUCATION

Dwiyanto, Heri. 2020. Menyiapkan Pembelajaran dalam Memasuki “New Normal” dengan Blended Learning. Pengembang Teknologi Pembelajaran LPMP Lampung) (Online) diakses pada 04 November 2020.

Dwiyogo, Wasis D. 2013. Pembelajaran Berbasis Blanded Learning. Tersedia pada:http://www.id.m.wikibooks.org/wiki/ Pembelajaran_Berbasis_Blended_Learning. Diakses pada Minggu, 04 November 2020.

Dwiyogo, Wasis D. 2016. Pembelajaran Berbasis Blanded Learning. Wineka Media : Malang.

Giannousi ,Maria dkk.2014. A Comparison Of Student Knowledge Between Traditional And Blended Instruction In A Physical Education In Early Childhood Course. Turkish Online Journal of Distance Education-TOJDE January 2014 ISSN 1302-6488 Volume: 15 Number: 1 Article 7. (online) diakses pada 05 November 2020.

Graham, Charles R. (2006). “ Blended Learning Systems: Definition, Current Trends, and Future Directions” dalam Bonk, J. Curtis dan Charles R. Graham (ed.). The Handbook of Blended Learning: Global Perspectives, Local Designs (pp. 3-21). Diakses dari https://books.google.co.id/books?id=2u2TxK06PwUC&printsec=frontcover&source=gb s_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false

Gomez, J. & Igado, M. (2008). Blended Learning: The Key to Success in a Training Company. International Journal of Instructional Technology and Distance Learning, 5(8).

Ratna Sari, Annisa. 2013. Strategi Blended Learning Untuk Peningkatan Kemandirian Belajar Dan Kemampuan Critical Thinking Mahasiswa Di Era Digital. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, Vol. XI, No. 2, Tahun 2013.

Soler, Rebeca., Juan Ramon Soler, Isabel Araya. (2017). Subjects in The Blended Learning Model Design. Theoretical Methodological Elements. Journal Social and Behavioral Sciences, 237, 2017, ( 771 – 777). Diakses dari https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1877042817301209

Widiara,ketut.2018. Blended Learning Sebagai Alternatif Pembelajaran Di Era Digital. Volume 2, No.2, September 2018. ISSN 2549-7928 (online) diakses pada 04 November 2020.

Yuniarto, Eko. (2015). Penerapan Evaluasi pada Blended Learning Berbasis Moodle dalam Pembelajaran Kimia di Perguruan Tinggi. Jurnal Likhitaprajna, 17(2), 65-85. Diakses dari:http://likhitapradnya.wisnuwardhana.ac.id/index.php/likhitapradnya/article/view/17


Refbacks

  • There are currently no refbacks.