RESILIENSI AKADEMIK PADA SISWA BERDASARKAN PRESTASI BELAJAR

Ghesela Ramadanti, Rahmi Sofah

Abstract


Penelitian bertujuan mengetahui bagaimana resiliensi akademi siswa berdasarkan prestasi belajar. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian, siswa kelas XII SMA berjumlah 213. Sampel sebanyak 60 siswa, teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, siswa berprestasi belajar tinggi dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, data dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian resiliensi akademik siswa berprestasi tinggi, 13% rendah, 73% sedang, 13% tinggi. Pada siswa berprestasi belajar rendah 60% rendah, 37% sedang, 3% tinggi. Hasil t-Test diperoleh skor sig.(2-tailed) 0,00 berarti terdapat perbedaan signifikan resiliensi akademik siswa berprestasi tinggi dan berprestasi rendah.

Keywords


Resiliensi Akademik, Prestasi Belajar Siswa

Full Text:

PDF

References


Abdurrohman, M. (2003). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Ani, C. (2005). Psikologi Belajar. Semarang: UPT MKK Universitas Negeri Semarang.

Azwar, S. (2017). Penyusunan Skala Psikologi.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Barseli, M., Ifdil I., & Nikmarijal. (2017). Konsep Stress Akademik Siswa. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 5 (3): 143-148.

Benard, B. (2004). Resilience: What we have learned. California: WestEd.

Cassidy, S. (2015). Resilience Building in Students: The Role of Academic Selfefficacy. Frontiers in Psychology, 6: 1–14.

Cheng, V. & Catling, J. C. (2015). The Role of Resilience, Delayed Gratification and Stress in Predicting Academic Performance. Psychol. Teach. Rev. 21: 13–24.

Chiput, N. (2013). Hubungan Antara Resiliensi Akademik dengan Prestasi Belajar pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 6 Semarang. Skripsi. Semarang: Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro

Gilligan, R. (2007). Adversity, Resilience and the Educational Progress of Young People in Public Care. Emotional and Behavioural Difficulties, 12: 135-145.

Kumalasari, D. (2020). Resiliensi akademik dan kepuasan belajar daring di masa pandemi COVID-19: Peran mediasi kesiapan belajar daring.JurnalPsikologi Indonesia. 9, (2): 353-368.

Peters, R. D., Leadbeater, B., & McMahon, R. J. (2005). Resilience in Children, Families, and Communities: Linking Context to Practice and Policy. New York: Kluwer Academic / Plenum Publishers.

Meiranti, E. & Sutoyo, A. (2020). Hubungan antara Kecerdasan Spiritual dengan Resiliensi Akademik Siswa SMK di Semarang Utara. IndonesianJournal of Counseling and Development. 2, (2): 119-130

Mufidah, A. C. (2017). Hubungan Antara Dukungan Sosial Terhadap Resiliensi Mahasiswa Bidikmisi Dengan Mediasi Efikasi Diri. Jurnal Sains Psikologi, 6(2): 69-75.

Nasution. (1987). Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Oktaviany, W. C (2018). Perbedaan Tingkat Resiliensi Akademik Ditinjau Dari Locus Of Control Pada Mahasiswa Akhir. Skripsi. Malang: Fakultas Psikologi UMM.

Purwanto, M. N. (2007). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Reivich, K. & Shatte, A. (2002). The Resilience Factor; 7 Essential Skill for Overcoming Life’s Inevitable Obstacle. 1st ed. New York: Broadway Books.

Rojas, L. (2015). Factors Affecting Academic Resilience in Middle School Students: A Case Study. Gist Education and Learningresearch Journal, 11(11): 63– 78.

Rouse, K. A. G. (2001). Resilient Students' Goals and Motivation. Journal of Adolescence, 24(4): 461-472.

Septiani, T. & Fitria, N. (2016). Hubungan Antara Resiliensi dengan Stress pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Kedinasan. Jurnal Penelitian Psikologi, 7 (2): 59-76.

Shin, S. H. (2016). The Effect of Academic Stress and The Moderating Effects of Academic Resilience on Nursing Students’ Depression. The Journal of Korean Academic Society of Nursing Education, 22(1): 14–24.

Slameto. (2003) Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudijono, A. (2012). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sudjana, N. (2000). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT. Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujarweni, W. (2014). Metode Penelitian: Lengkap, Praktis, dan Mudah Dipahami. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Syah, M. (2008). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Ulfa, W. D. (2016). Resiliensi Akademik pada Mahasiswa yang Memiliki Orangtua Tunggal. Skripsi. Sleman: FIP UNY.

Wahyudi, I., Yusuf. S., & Umari, T. (2013). Analisis Nilai-Nilai Karatkter Siswa Berprestasi Rendah Di Kelas VII dan VIII Di MTs Negeri Kuntu Tahun pelajaran 2012/2013. Skripsi. Pekanbaru: FKIP UNRI.

Wibowo, U. F. (2018). Resiliensi Akademik Mahasiswa yang sedang menempuh skripsi. Skripsi. Malang: Fakultas Psikologi UMM.

Widuri, E. L. (2012). Regulasi emosi dan resiliensi pada mahasiswa tahun pertama. HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal, 9(2): 147.

Wijaya, C. & Rusyan, T. (1994). Kemampuan Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Winkel, W.S. (1997). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.