IMPLEMENTASI KONSEP TABAYYUN DALAM ISLAM SEBAGAI SOLUSI MENANGKAL INFORMASI HOAKS DI ERA KEKINIAN

Supian Supian

Abstract


Islam melalui Al-Qur’an telah meletakkan prinsip fundamental yang mengatur interaksi manusia dalam kehidupan. Salah satunya adalah prinsip tabayyun. Prinsip ini semakin urgen untuk dikaji dan diterapkan seiring perkembangan teknologi informasi yang ditandai lahirnya berbagai media elektronik maupun media social berikut dengan efek negatifnya. Dampak negatif tersebut terlihat dari maraknya postingan yang memuat informasi bohong atau hoaks. Akibat dari hoaks ini dapat meresakan masyarakat yang berpeluang mengancam retaknya semangat persatuan bangsa. Karena itu tulisan sederhana ini berusaha mengkaji tentang impelementasi prinsip tabayyun dalam islam sebagi solusi menangkal informasi hoaks di era kekinian. Dari hasil pengkajian diperoleh pemahaman bahwa tabayyun merupakan prinsip yang mengharuskan untuk memeriksa terlebih dahulu dengan teliti kejelasan informasi yang diterima sebelum mengambil simpulan terhadapnya. Adapun cara menerapkan tabayyun dapat dilakukan dengan memastikan aspek sumber informasi (sanad) nya, memastikan kebenaran konten (matan) nya, memastikan konteks tempat dan waktu serta latarbelakang saat berita itu diterima

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman Wahid, Tabayyun Gusdur: Pribumisasi Islam, Hak Minoritas dan Reformasi Kultural, (Yogyakarta: LKiS, 1998)

Ahmad M. Ramli, Cyber Law dan Haki dalam Sistem Hukum Di Indonesia, (Bandung: PT. Refika Aditama, 2004)

Ahmad Mustafa Al-Maraghi, Tafsir Al-Maraghi, (Semarang: PT. Karya Thoha Putra, 1993)

Al-Munawwir, Kamus Arab-Indonesia, (Surabaya: Pustaka Progresif, 1984)

Asghar Ali Engineer, Islam Masa Kini, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004)

Dina Nasicha, Makna Tabayyun dalam Al-Qur’an : Studi Perbandingan antara Tafsir Al-Muyassar dan Tafsir Al-Mishbah, UIN, 2016.

Ema Utami, Digital Isme: Inspirasi Islam dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, (Yogyakarta: Efde Media Publisher, 2019)

Fuad Amsyari, Islam Kaaffah: Tantangan Sosial dan Aplikasinya di Indonesia, (Jakarta: Gema Insani Press, 1995)

https://www.kompasiana.com/thamrindahlan/561364a1e322bda3078b456b/meracik-fikih-jurnalistik

Ibnu Qayyim Al-Jauziah, Tafsir Ibnu Qayyim: Tafsir Ayat-ayat Pilihan, (Jakarta: Darul Falah, 2004)

Ilmi Zadeh Fuad Al-Baqiy, Fatthurahman Litalib Ayat Al-Qur’an, (Bandung: Penerbit Diponegoro, 2007)

Kamus Besar Bahasa Indonesia.co.id

Kementrian Agama RI, Al-Qur’an Tajwid dan Terjemah Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Hadish Shahih, (Bandung: PT. Sygma Examedia Arkanleema, 2017)

Kementrian Komunikasi dan Informatika, Berita : Kategori Sorotan Media, “Kominfo temukan 486 hoax di april 2019”, diakses 24 Juli 2019.

M. Quraish Shihab, Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, Vol. 13, (Jakarta: Lentera Hati, 2002)

M. Quraish Shihab, Secercah Cahaya Ilahi: Hidup Bersama Alqur’an, (Bandung: PT. Mizan Pustaka, 2014)

Majelis Ulama Indonesia, Fatwa Nomor 24 Tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah Melalui Media Sosial, hlm 16.

Mawardi Siregar, Tafsir Tematik tentang Seleksi Informasi, Jurnal At-Tibyan, Vo. 11, No. 1, Februari 2011, hlm 151-152.

Mohsen Qaraati, Seri Tafsir untuk Anak Muda, (Jakarta: Al-Huda, 2006)

Muhammad Nasib Ar-Rifai, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, Jilid 4, (Jakarta: Gema Insani Press, 2000)

Sahrul Mauludi, Seri Cerdas Hukum : Awas Hoax, Cerdas Menghadapi Pencemaran Nama Baik, Ujaran Kebencian dan Hoax, (Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2018)

Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy, Tafsir Al-Qur’anul Majid An-Nur, (Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2000)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.